By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Reading: Prediksi Harga Emas Berpeluang Menguat ke US$4.233 Pekan Depan
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Press Release

Prediksi Harga Emas Berpeluang Menguat ke US$4.233 Pekan Depan

Bima
Last updated: October 9, 2026 10:01 am
Bima
3 days ago
Share
Prediksi Harga Emas Berpeluang Menguat ke US.233 Pekan Depan
Prediksi Harga Emas Berpeluang Menguat ke US$4.233 Pekan Depan
SHARE

Harga emas dunia atau XAUUSD berpotensi melanjutkan penguatan pada pekan depan dengan target pengujian resistance US$4.208–US$4.233. Berdasarkan analisis Dupoin Futures, pergerakan emas pada timeframe Daily masih menunjukkan secondary trend yang mengarah naik. Selama momentum bullish tetap terjaga, harga emas berpeluang melanjutkan kenaikan untuk menguji zona resistance terdekat tersebut.

Geraldo Kofit, analis Dupoin Futures, menilai pergerakan harga emas saat ini masih memberikan ruang bagi penguatan lanjutan. Setelah mengalami rejection di area US$4.100, XAUUSD kembali bergerak naik menuju US$4.170. Pergerakan ini menunjukkan bahwa tekanan jual sebelumnya mulai diimbangi oleh minat beli, meskipun arah harga berikutnya masih akan bergantung pada kekuatan momentum bullish.

Menurut analisis Dupoin Futures, zona US$4.208–US$4.233 menjadi area penting yang perlu diperhatikan pelaku pasar pada pekan depan. Jika harga mampu mempertahankan momentum kenaikan, XAUUSD berpeluang menguji resistance tersebut. Namun, apabila harga kembali menghadapi tekanan jual ketika mendekati resistance, penguatan emas dapat tertahan dan membuka kemungkinan terjadinya koreksi.

Dupoin Futures juga menyoroti area US$4.100 sebagai support penting dalam menjaga struktur kenaikan jangka pendek. Selama harga mampu bertahan di atas level tersebut, peluang emas untuk melanjutkan penguatan masih terbuka. Sebaliknya, apabila XAUUSD kembali turun dan menembus support, momentum bullish berisiko melemah sehingga proyeksi kenaikan menuju US$4.208–US$4.233 perlu dievaluasi kembali.

Dari sisi fundamental, ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah masih berpotensi memberikan dukungan terhadap harga emas. Dalam situasi ketika risiko global meningkat, emas cenderung mendapat perhatian investor sebagai aset safe haven. Permintaan terhadap logam mulia dapat meningkat ketika pelaku pasar mencari perlindungan dari ketidakpastian ekonomi maupun geopolitik.

Perkembangan pasar terbaru juga menunjukkan bahwa pelemahan dolar AS dan penurunan yield Treasury dapat mendukung pemulihan emas. Reuters melaporkan pada Jumat, 9 Oktober 2026, bahwa harga emas naik sekitar 0,9% menjadi US$4.169,32 per troy ounce. Penguatan tersebut didorong oleh melemahnya dolar AS dan penurunan yield Treasury yang membuat emas relatif lebih menarik bagi investor.

Meski demikian, Dupoin Futures menilai prospek kenaikan emas tetap menghadapi risiko dari kebijakan moneter Amerika Serikat. Ekspektasi bahwa Federal Reserve atau The Fed masih berpotensi menaikkan suku bunga pada akhir tahun dapat menjaga dolar AS dan yield Treasury tetap tinggi. Kondisi tersebut berpotensi membatasi kenaikan XAUUSD karena emas tidak memberikan imbal hasil bunga seperti instrumen berbasis obligasi.

Reuters juga melaporkan bahwa pelaku pasar masih memantau peluang kenaikan suku bunga The Fed, dengan ekspektasi kenaikan pada Desember tetap menjadi perhatian. Perubahan proyeksi suku bunga dapat memengaruhi pergerakan dolar AS dan yield Treasury, sehingga berpotensi memicu perubahan momentum pada pasar emas.

Geraldo Kofit dari Dupoin Futures menilai pelaku pasar perlu mencermati kombinasi faktor teknikal dan fundamental sebelum menyimpulkan arah harga berikutnya. Pergerakan dolar AS, yield Treasury, serta perkembangan geopolitik dapat menentukan apakah penguatan emas mampu berlanjut hingga pekan depan.

Secara keseluruhan, prediksi harga emas pekan depan berdasarkan analisis Dupoin Futures masih menunjukkan peluang kenaikan menuju US$4.208–US$4.233. Selama support US$4.100 bertahan dan momentum bullish tidak kehilangan kekuatan, skenario pengujian resistance masih relevan. Namun, penguatan dolar AS dan ekspektasi kebijakan The Fed yang lebih hawkish dapat menjadi hambatan bagi kenaikan harga emas. Karena itu, Dupoin Futures menilai reaksi XAUUSD di sekitar resistance akan menjadi salah satu penentu penting arah pergerakan selanjutnya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

You Might Also Like

OneCore CRM Dorong Transformasi Digital Sales, Jadi Enabler Pertumbuhan Bisnis di Tengah Tantangan Konversi Leads
Inspeksi Thermal Otomatis Aset PLTU dengan DJI Dock 3
Kelebihan Tarik Tunai Tanpa Kartu: Lebih Praktis di Era Digital
Syailendra Capital Luncurkan Reksa Dana ETF Emas Syariah di Bursa Efek Indonesia
Holding Perkebunan Nusantara Siaga Hadapi Kemarau, PalmCo Perkuat Deteksi Dini Karhutla dan Strategi Agronomi
Previous Article Bank Raya Gelar RUPSLB 2026, Perkuat Fondasi Pertumbuhan Bisnis yang Berkelanjutan Bank Raya Gelar RUPSLB 2026, Perkuat Fondasi Pertumbuhan Bisnis yang Berkelanjutan
Next Article Dari BINUS@Bekasi Menuju New Zealand, Perjalanan Global Marry Jane Jessica Tombeng Dari BINUS@Bekasi Menuju New Zealand, Perjalanan Global Marry Jane Jessica Tombeng
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

about us

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

vritimes @2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?