By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Reading: Petugas LRT Jabodebek Dibekali Manajemen Kelelahan agar Keselamatan dan Pelayanan Tetap Optimal
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Bisnis

Petugas LRT Jabodebek Dibekali Manajemen Kelelahan agar Keselamatan dan Pelayanan Tetap Optimal

vritimes
Last updated: July 21, 2026 10:14 am
vritimes
19 hours ago
Share
SHARE

LRT Jabodebek menggelar sosialisasi manajemen kelelahan (fatigue management) dan pencegahan cedera akibat kerja bagi pekerja operasional sebagai bagian dari upaya menjaga keselamatan, keandalan, dan kenyamanan layanan. Kegiatan ini diikuti oleh petugas operasi, sarana dan prasarana, serta frontliner stasiun.

Materi disampaikan oleh Dokter Spesialis Kedokteran Okupasi, dr. M. Arief Novianto, MKK, Sp.Ok, yang membahas penyebab kelelahan kerja, dampaknya terhadap konsentrasi dan keselamatan, serta langkah-langkah menjaga kebugaran fisik dan mental saat bertugas.

Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, menegaskan bahwa kesiapan sumber daya manusia merupakan faktor penting dalam menghadirkan layanan transportasi publik yang aman. Menurutnya, peningkatan kompetensi dan kesadaran pekerja dalam mengelola kelelahan menjadi bagian dari komitmen LRT Jabodebek untuk memberikan perjalanan yang aman, nyaman, dan andal.

Selain sesi edukasi, peserta juga mengikuti pemeriksaan kesehatan berupa pengecekan tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan asam urat sebagai langkah deteksi dini kondisi kesehatan. Melalui program ini, LRT Jabodebek terus memperkuat budaya kerja yang mengutamakan keselamatan, kesehatan, dan profesionalisme demi menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Keselamatan perjalanan kereta tidak hanya ditentukan oleh keandalan teknologi dan sarana, tetapi juga kesiapan fisik maupun mental para petugas yang menjalankan operasional setiap hari. Karena itu, pengelolaan kelelahan (fatigue management) menjadi salah satu aspek penting dalam menjaga pelayanan transportasi publik tetap aman, andal, dan nyaman.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, LRT Jabodebek menyelenggarakan sosialisasi mengenai manajemen kelelahan dalam bekerja serta pencegahan cedera akibat kerja bagi para pekerja yang terlibat dalam operasional layanan. Kegiatan ini diikuti oleh pekerja dari berbagai fungsi, mulai dari petugas operasi, sarana dan prasarana, hingga frontliner stasiun.

Materi disampaikan oleh Dokter Spesialis Kedokteran Okupasi, dr. M. Arief Novianto, MKK, Sp.Ok, CCHt, CI, HIMA, OEUK, yang menjelaskan berbagai faktor penyebab kelelahan kerja, dampaknya terhadap konsentrasi dan keselamatan, serta langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk menjaga kebugaran fisik maupun mental selama menjalankan tugas.

Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, mengatakan bahwa kesiapan sumber daya manusia merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari upaya menjaga kualitas layanan transportasi publik.

“Pelayanan yang aman dimulai dari kesiapan para petugas. Karena itu, selain memastikan seluruh sistem operasional berjalan dengan baik, LRT Jabodebek juga terus meningkatkan kompetensi serta kesadaran pekerja dalam mengelola kelelahan agar dapat menjalankan tugas secara optimal. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk memberikan perjalanan yang aman, nyaman, dan andal bagi masyarakat,” ujar Radhitya.

Selain memperoleh materi edukasi, para peserta juga mengikuti pemeriksaan kesehatan yang meliputi pengecekan tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, dan asam urat sebagai bagian dari deteksi dini kondisi kesehatan pekerja. Hasil pemeriksaan tersebut diharapkan dapat membantu pekerja mengenali faktor risiko yang berpotensi memengaruhi kebugaran maupun produktivitas saat bekerja.

Pengelolaan kelelahan merupakan salah satu praktik yang banyak diterapkan pada sektor transportasi karena kondisi fisik dan mental petugas memiliki peran penting dalam mendukung keselamatan operasional. Melalui edukasi kesehatan yang dilakukan secara berkelanjutan, LRT Jabodebek berupaya membangun budaya kerja yang mengutamakan keselamatan, kesehatan, dan profesionalisme.

LRT Jabodebek meyakini bahwa investasi pada kesehatan pekerja pada akhirnya akan berdampak langsung terhadap kualitas pelayanan yang diterima masyarakat. Dengan petugas yang tetap bugar, fokus, dan siap menjalankan tugas, operasional dapat berlangsung secara lebih optimal sehingga pengguna memperoleh perjalanan yang aman, nyaman, dan dapat diandalkan.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

You Might Also Like

Mengapa IDBW 2026 di JICC Jadi Investasi Bisnis Paling Strategis Tahun Ini
BRI Krekot dan ASABRI Gelar Rapat Koordinasi Evaluasi Pembayaran dan Pertanggungjawaban Program THT, JKK, JKM, dan Pensiun
BRI KKB Expo 2026 Resmi Digelar di Malang, Tawarkan Beragam Promo Kendaraan dan Pembiayaan
Tetap Fokus dan Produktif di Cuaca Panas: Rahasia Ruang Kerja Portabel Anda
Dianggap Suami Idaman, Regi Datau Terbang Lintas Negara demi Kejutan Anniversary untuk Ayu Dewi
Previous Article Layanan Pinjaman Gadai BPKB Mobil: Aman, Syarat Mudah, dan Proses Cair Cepat di Tunai.co.id
Next Article Satu Tahun Perjalanan Eatsy Meal: Grouu Hadirkan Real Food untuk Anak Indonesia, Dari Rumah Hingga Lokasi Bencana
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

about us

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

vritimes @2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?