By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Reading: Dupoin Futures Analisis Prospek Emas, Support US$4.146 Jadi Level Kunci
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Press Release

Dupoin Futures Analisis Prospek Emas, Support US$4.146 Jadi Level Kunci

Bima
Last updated: October 13, 2026 11:04 am
Bima
7 hours ago
Share
Dupoin Futures Analisis Prospek Emas, Support US.146 Jadi Level Kunci
Dupoin Futures Analisis Prospek Emas, Support US$4.146 Jadi Level Kunci
SHARE

Harga emas berpeluang melanjutkan penguatan setelah menyelesaikan koreksi menuju area support US$4.146. Berdasarkan analisis harian Dupoin Futures, pergerakan XAUUSD berpotensi kembali membentuk tren utama atau primary trend bullish dengan target resistance terdekat di US$4.226–US$4.253.

Geraldo Kofit, analis Dupoin Futures, melihat level US$4.146 sebagai area penting yang dapat menentukan arah pergerakan emas selanjutnya. Selama harga mampu bertahan di atas support tersebut, peluang kenaikan masih terbuka. Namun, apabila tekanan jual kembali meningkat hingga menembus area support, skenario penguatan perlu dievaluasi kembali.

Dari sisi teknikal, zona US$4.226–US$4.253 menjadi resistance yang perlu diperhatikan. Jika momentum beli terus menguat, harga emas berpotensi menguji area tersebut. Meski demikian, pergerakan menuju resistance tidak berlangsung secara otomatis karena tetap bergantung pada kekuatan permintaan dan respons pasar terhadap perkembangan ekonomi global.

Faktor geopolitik menjadi salah satu pendorong yang dapat menopang harga emas. Ketidakpastian global berpotensi meningkatkan permintaan terhadap emas sebagai aset safe haven. Dalam situasi ketika risiko politik dan ekonomi meningkat, sebagian investor cenderung mencari aset yang dinilai dapat membantu melindungi nilai kekayaan mereka.

Meski demikian, penguatan emas masih menghadapi sejumlah tantangan. Dolar Amerika Serikat yang menguat dapat membatasi kenaikan XAUUSD karena membuat emas relatif lebih mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lain. Selain itu, kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS dapat meningkatkan daya tarik instrumen berbunga dibandingkan emas yang tidak memberikan imbal hasil secara langsung.

Sikap hawkish Federal Reserve atau The Fed juga menjadi perhatian pasar. Ekspektasi bahwa suku bunga AS akan bertahan pada tingkat tinggi dapat mendukung dolar AS dan imbal hasil obligasi, sehingga berpotensi menekan harga emas. Oleh karena itu, perkembangan kebijakan moneter tetap menjadi salah satu faktor yang menentukan arah pergerakan logam mulia.

Pelaku pasar juga mencermati data inflasi AS yang dapat memengaruhi ekspektasi terhadap kebijakan suku bunga berikutnya. Data inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan berpotensi memperkuat ekspektasi kebijakan moneter ketat. Sebaliknya, meredanya tekanan inflasi dapat mengubah pandangan pasar terhadap prospek suku bunga dan memberikan ruang bagi emas untuk bergerak lebih tinggi.

Dengan mempertimbangkan faktor teknikal dan fundamental tersebut, prospek emas masih terbuka untuk menguat selama support US$4.146 mampu dipertahankan. Area US$4.226–US$4.253 menjadi sasaran resistance terdekat yang perlu dipantau, sementara perkembangan geopolitik, dolar AS, imbal hasil obligasi, dan data inflasi akan memengaruhi keberlanjutan momentum kenaikan.

Proyeksi ini merupakan skenario berdasarkan kondisi pasar dan bukan kepastian arah harga. Pelaku pasar tetap perlu memperhatikan perubahan sentimen serta mengelola risiko dalam mengambil keputusan perdagangan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

You Might Also Like

KEK Gresik Disiapkan Jadi Pusat Hilirisasi Berdaya Saing Global
Di Balik Khusyuknya Semana Santa, Polda NTT Turunkan 3.227 Personel untuk Menjaga dengan Sepenuh Hati
Tiga Kampus, Satu Semangat: SATU UNIVERSITY Perkuat Kolaborasi Pendidikan dan Industri di Usia Ketiga
Penemuan Jenazah di Gardu PLN Sekitar Stasiun Pancoran Tidak Ganggu Operasional LRT Jabodebek
Edutrain KAI Bandara Sumatera Utara Layani 69 Ribu Peserta Sepanjang 2025
Previous Article Dukung Ekonomi Digital di Daerah, BRI Region 11 Yogyakarta Lakukan Pendampingan Berkelanjutan bagi UMKM Berkah Swasembada Asal Banyumas Dukung Ekonomi Digital di Daerah, BRI Region 11 Yogyakarta Lakukan Pendampingan Berkelanjutan bagi UMKM Berkah Swasembada Asal Banyumas
Next Article Harga Minyak WTI Berpotensi Melemah, Pasar Waspadai Risiko Geopolitik Harga Minyak WTI Berpotensi Melemah, Pasar Waspadai Risiko Geopolitik
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

about us

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

vritimes @2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?