By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Reading: BRI Finance Optimis Insentif EV Dongkrak Pertumbuhan Pembiayaan New Car EV
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Press Release

BRI Finance Optimis Insentif EV Dongkrak Pertumbuhan Pembiayaan New Car EV

Bima
Last updated: August 7, 2026 11:00 am
Bima
2 weeks ago
Share
BRI Finance Optimis Insentif EV Dongkrak Pertumbuhan Pembiayaan New Car EV
BRI Finance Optimis Insentif EV Dongkrak Pertumbuhan Pembiayaan New Car EV
SHARE

JAKARTA, 5 Agustus 2026 –
PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance) optimistis rencana pemerintah
menghadirkan paket insentif baru bagi kendaraan listrik (electric vehicle/EV)
akan menjadi katalis positif bagi pertumbuhan industri pembiayaan.

Pemerintah tengah
mematangkan paket insentif baru bagi kendaraan listrik yang diperkirakan
menyasar sekitar 500.000 kendaraan roda dua dan roda empat. Insentif tersebut
antara lain berupa Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP),
insentif hingga 100% atas Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) untuk
kendaraan listrik, serta insentif bagi jenis mobil listrik tertentu.

Mengenai hal ini,
Corporate Secretary PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance) Aditia Fakhri
Ramadhani menyampaikan bahwa insentif pemerintah bisa menjadi sentimen positif
bagi industri pembiayaan karena dapat meningkatkan daya tarik kendaraan listrik
di mata konsumen.

“Kami optimistis
kebijakan ini akan meningkatkan minat masyarakat terhadap kendaraan listrik
sekaligus membuka peluang pertumbuhan pembiayaan kendaraan,” ujar Dhani di
Jakarta, Kamis (6/8/2026).

Menurutnya, selain
didukung kebijakan pemerintah, perkembangan teknologi dan semakin beragamnya
pilihan kendaraan listrik di pasar turut menjadi faktor yang mendorong
pertumbuhan segmen tersebut.

Berdasarkan data Gabungan
Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil listrik pada
semester I-2026 mencapai 117.108 unit atau menyumbang 26,8% dari total pasar
otomotif nasional, meningkat dibandingkan semester I-2025 yang sebesar 18,3%.

Dhani menilai, dukungan
kebijakan pemerintah terhadap kendaraan listrik tidak hanya akan mempercepat
adopsi kendaraan rendah emisi, tetapi juga menciptakan peluang baru bagi
industri pembiayaan untuk memperluas pasar dan menjangkau lebih banyak
konsumen.

“Meningkatnya adopsi
kendaraan listrik membuka peluang pertumbuhan pembiayaan. BRI Finance
berkomitmen menghadirkan layanan pembiayaan yang mudah, cepat, dan kompetitif
untuk mendukung perkembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia,”
terangnya.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

You Might Also Like

Dari Nol ke First Trade: Strategi Trading untuk Pemula dan 5 Aset Kripto untuk Memulai Secara Lebih Terukur
Bangunan Modern Tak Lagi Dibangun per Komponen, Sistem Pintu Kini Masuk Tahap Awal Perencanaan
Bank Neo Commerce Dukung Tren Padel Jakarta lewat The Royals Battle presented by neobank
MOFI Dorong Agen Bangun Jaringan dan Akses Pembiayaan UMKM Lewat Referral
Karaoke Manekineko Malaysia sponsors The 23rd Japanese Speech Contest
Previous Article Dampak Suku Bunga Acuan BI Terhadap Obligasi dan Saham: Pelajaran dari Dinamika Pasar 2026 Dampak Suku Bunga Acuan BI Terhadap Obligasi dan Saham: Pelajaran dari Dinamika Pasar 2026
Next Article BRI Finance Optimistis Momentum GIIAS 2026 Dorong Pertumbuhan Pembiayaan Kendaraan BRI Finance Optimistis Momentum GIIAS 2026 Dorong Pertumbuhan Pembiayaan Kendaraan
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

about us

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

vritimes @2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?