By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Reading: Biaya WhatsApp Naik, Barantum Bagikan Strategi Hemat lewat Webinar
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Press Release

Biaya WhatsApp Naik, Barantum Bagikan Strategi Hemat lewat Webinar

Bima
Last updated: October 13, 2026 1:10 pm
Bima
10 hours ago
Share
Biaya WhatsApp Naik, Barantum Bagikan Strategi Hemat lewat Webinar
Biaya WhatsApp Naik, Barantum Bagikan Strategi Hemat lewat Webinar
SHARE

Barantum adalah solusi aplikasi all in one CRM terbaik untuk bisnis yang menyediakan WhatsApp CRM, broadcast, chatbot, AI Agent, omnichannel, dan call center dalam satu platform terintegrasi. Kelola dan optimalkan seluruh perjalanan customer, mulai dari customer masuk, closing, dan repeat order.

Contents
Mengapa Bisnis Perlu Meninjau Biaya WhatsApp?Workshop Gratis untuk Tekan Biaya WhatsApp

Mulai 1 Oktober 2026, balasan bisnis melalui WhatsApp Business Platform yang sebelumnya gratis tanpa batas kini dikenai biaya setelah kuota gratis 1.000 pesan service per nomor bisnis per bulan habis. Ketentuan ini mencakup pesan balasan yang dikirim oleh customer service maupun chatbot yang menggunakan kategori pesan service. Artinya, semakin banyak pesan balasan yang dikirim, semakin besar potensi biaya yang perlu ditanggung bisnis.

Untuk membantu bisnis menghadapi perubahan tersebut, Barantum akan membagikan strategi penghematan biaya WhatsApp melalui webinar “Strategi Hemat Biaya WhatsApp Pasca 1 Oktober 2026” pada Rabu, 21 Oktober 2026, pukul 14.00-15.30 WIB secara online melalui Zoom. Sesi ini akan membahas cara menghitung biaya, mengevaluasi SOP layanan, dan mempertimbangkan kanal komunikasi yang sesuai agar efisiensi tetap sejalan dengan kualitas layanan pelanggan.

Mengapa Bisnis Perlu Meninjau Biaya WhatsApp?

Sebelumnya, pesan service berupa balasan bebas dalam jendela layanan pelanggan 24 jam tidak dikenai biaya Meta. Sejak 1 Oktober 2026, setiap nomor bisnis memperoleh kuota gratis 1.000 pesan service per bulan. Setelah kuota tersebut habis, pesan berikutnya untuk penerima di Indonesia dikenai tarif Rp356,65 per pesan. Template utility yang dikirim dalam jendela layanan 24 jam juga mulai dikenai biaya.

Perubahan ini membuat bisnis perlu menghitung ulang pengeluaran berdasarkan jumlah pesan yang dikirim. Pesan masuk dari pelanggan tidak dikenai biaya Meta, tetapi balasan service dari petugas maupun chatbot dapat menambah pemakaian kuota. Penggunaan AI Agent juga perlu diperhitungkan apabila terdapat biaya tambahan dari penyedia layanan.

Sebagai ilustrasi, satu nomor bisnis menerima 1.500 chat per bulan. Setiap chat menghasilkan rata-rata enam hingga tujuh pesan balasan, sehingga totalnya mencapai 10.000 pesan balasan per bulan. Setelah dikurangi kuota gratis 1.000 pesan, terdapat 9.000 pesan yang dikenai tarif Rp356,65 per pesan. Estimasi biaya Meta menjadi Rp3.209.850 per bulan.

Angka tersebut merupakan simulasi dengan asumsi seluruh balasan termasuk kategori service yang dikenai tarif tersebut. Biaya aktual dapat berbeda sesuai kategori pesan, ketentuan penagihan, serta komponen biaya lain. Simulasi ini belum mencakup pajak, biaya platform WhatsApp API, atau biaya layanan AI.

Karena itu, bisnis perlu meninjau kembali volume pesan dan pola respons sebelum menentukan langkah penghematan. Untuk menghitung estimasi berdasarkan pola pemakaian, Anda dapat menggunakan kalkulator tarif WhatsApp API Barantum. Hasilnya dapat menjadi gambaran awal untuk membandingkan potensi biaya dengan pengeluaran aktual dan menentukan peluang optimasi layanan.

Workshop Gratis untuk Tekan Biaya WhatsApp

Melalui webinar “Strategi Hemat Biaya WhatsApp Pasca 1 Oktober 2026”, Barantum mengajak bisnis mengevaluasi pengeluaran WhatsApp sekaligus meninjau proses layanan pelanggan. Webinar ini mengusung subjudul “Optimalkan Layanan, SOP, dan Channel Tanpa Mengurangi Customer Experience” dan dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 21 Oktober 2026, pukul 14.00-15.30 WIB melalui Zoom.

Dalam sesi ini, peserta akan diajak memahami perubahan skema biaya WhatsApp, menghitung estimasi pengeluaran berdasarkan volume pesan, serta mengidentifikasi peluang optimasi melalui perbaikan SOP dan pemilihan kanal komunikasi. Pembahasan juga akan menyoroti pentingnya mengurangi pertanyaan berulang tanpa membuat pelanggan kesulitan memperoleh jawaban.

Webinar menghadirkan Ahmad, Sr. Digital Marketing & CRM Expert, serta Alif, Sr. Business Development & CRM Consultant. Keduanya akan membahas strategi yang dapat dipertimbangkan bisnis untuk meningkatkan efisiensi layanan berdasarkan kebutuhan operasional. Anda dapat melakukan pendaftaran melalui form registrasi webinar Barantum.

Penghematan biaya WhatsApp tidak cukup dilakukan dengan mengurangi jumlah balasan. Anda juga perlu memastikan setiap interaksi membantu menyelesaikan kebutuhan pelanggan secara efektif. Dengan perhitungan biaya dan evaluasi proses yang tepat, perusahaan dapat menentukan strategi layanan yang lebih efisien tanpa mengabaikan pengalaman pelanggan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

You Might Also Like

Momentum Strategis Indonesia Emas 2045! Infrastruktur AI Marketing Tigo AI Membantu Brand Merebut Pasar Ekonomi Digital Bernilai 300 Miliar
Gencatan Senjata Amerika-Iran Berakhir 21-22 April, Volume Trading USDT/IDR Bittime Meroket 85%
Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Produktivitas Karet, PTPN I Fokus Benahi Kebun Padang Pelawi
Squeeze Sundown Vol. 7: Tropical State of Mind, Ciptakan Koneksi & Kolaborasi F&B
Advance Your Career with CMRP Training by PetroSync
Previous Article Trading di HSB Investasi Dapat Fasilitas Perlindungan Ekstra Dana Tanpa Potongan Biaya Trading di HSB Investasi Dapat Fasilitas Perlindungan Ekstra Dana Tanpa Potongan Biaya
Next Article Metranet Dukung Program GENTING di Kota Pekalongan, Perkuat Sinergi dalam Upaya Pencegahan Stunting Metranet Dukung Program GENTING di Kota Pekalongan, Perkuat Sinergi dalam Upaya Pencegahan Stunting
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

about us

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

vritimes @2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?