By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Reading: Air Bekas Mencuci Kereta Tidak Langsung Dibuang, Begini Cara LRT Jabodebek Mengolahnya
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Bisnis

Air Bekas Mencuci Kereta Tidak Langsung Dibuang, Begini Cara LRT Jabodebek Mengolahnya

vritimes
Last updated: July 16, 2026 8:24 pm
vritimes
2 months ago
Share
Air Bekas Mencuci Kereta Tidak Langsung Dibuang, Begini Cara LRT Jabodebek Mengolahnya
SHARE

LRT Jabodebek menerapkan sistem Automatic Train Wash Plant (ATWP) yang terintegrasi dengan Water Treatment Plant (WTP) untuk mencuci kereta secara otomatis sekaligus mengolah air bekas pencucian agar dapat digunakan kembali. Sistem ini mendukung efisiensi penggunaan air dan pengelolaan lingkungan.

Manager Public Relations LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, menyampaikan bahwa kebersihan kereta menjadi bagian penting dari kualitas layanan, sementara proses perawatannya terus dikembangkan agar lebih efisien dan ramah lingkungan melalui pemanfaatan kembali air hasil pengolahan.

Proses pencucian berlangsung otomatis dalam waktu sekitar dua menit untuk satu rangkaian kereta melalui tujuh tahapan pembersihan. Air bekas pencucian diolah melalui pemisahan lumpur dan oli, penyaringan menggunakan Membrane Bioreactor (MBR), kemudian ditampung sebagai air daur ulang untuk proses pencucian berikutnya. Air yang dilepas ke lingkungan juga telah melalui proses penyesuaian pH sesuai ketentuan.

Selain meningkatkan efisiensi perawatan sarana, sistem ini membantu menjaga kesiapan operasional kereta sekaligus mendukung komitmen LRT Jabodebek dalam menghadirkan transportasi publik yang berkualitas dan berkelanjutan. Masyarakat juga diajak untuk turut menjaga kebersihan kereta dan stasiun sebagai bagian dari upaya bersama menciptakan layanan transportasi publik yang nyaman dan peduli lingkungan.

Kereta yang bersih menjadi salah satu faktor yang mendukung kenyamanan masyarakat saat menggunakan transportasi publik. Namun, tidak banyak yang mengetahui bahwa di balik proses pencucian kereta LRT Jabodebek, terdapat sistem yang dirancang untuk menjaga kebersihan armada sekaligus mengoptimalkan penggunaan air melalui proses pengolahan dan pemanfaatan kembali.

LRT Jabodebek menggunakan Automatic Train Wash Plant (ATWP), yaitu sistem pencucian kereta otomatis yang dilengkapi dengan Water Treatment Plant (WTP) untuk mengolah air bekas pencucian sebelum digunakan kembali. Melalui sistem ini, air tidak langsung dibuang setelah digunakan, tetapi terlebih dahulu melewati serangkaian proses pengolahan sehingga dapat dimanfaatkan kembali untuk proses pencucian berikutnya.

Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, mengatakan bahwa kebersihan kereta merupakan bagian dari kualitas layanan yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Di sisi lain, proses perawatannya juga terus diarahkan agar dilakukan secara lebih efisien dan memperhatikan aspek lingkungan.

“Pengguna tentu menginginkan kereta yang bersih dan nyaman setiap kali melakukan perjalanan. Karena itu, kami tidak hanya memastikan kebersihan armada tetap terjaga, tetapi juga berupaya agar proses perawatannya dilakukan secara lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan melalui pemanfaatan kembali air hasil pengolahan,” ujar Radhitya.

Pada proses pencucian, rangkaian kereta melintas melalui tujuh tahapan pembersihan yang terdiri atas penyemprotan air, penyemprotan deterjen, penyikatan, pembilasan, hingga tahap akhir menggunakan air demineralisasi. Seluruh proses tersebut berlangsung secara otomatis dengan waktu sekitar dua menit untuk satu rangkaian kereta sepanjang kurang lebih 100 meter. Sistem akan mulai bekerja ketika sensor mendeteksi kereta melaju dengan kecepatan di bawah 5 kilometer per jam, sehingga proses pencucian berlangsung secara presisi dan konsisten.

Yang menarik, air bekas pencucian tidak langsung dialirkan ke saluran pembuangan. Air terlebih dahulu melewati proses pemisahan lumpur dan oli di Ground Water Tank (GWT), kemudian disaring menggunakan Membrane Bioreactor (MBR) sebelum ditampung di Recycle Water Tank untuk dimanfaatkan kembali sebagai air pencucian. Sementara itu, air yang akan dibuang ke lingkungan terlebih dahulu melalui proses penetralan pH agar memenuhi ketentuan yang berlaku.

Selain mendukung pengelolaan air yang lebih efisien, penggunaan sistem pencucian otomatis juga membantu mempercepat proses perawatan eksterior kereta. Dengan waktu pencucian yang lebih singkat, rangkaian kereta dapat kembali dipersiapkan untuk mendukung operasional sesuai jadwal.

“Inovasi pada proses perawatan sarana tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga sebagai bagian dari upaya menghadirkan layanan transportasi publik yang semakin berkualitas dan berkelanjutan. Kami berharap masyarakat dapat merasakan manfaatnya melalui kereta yang selalu bersih, nyaman, sekaligus dikelola dengan memperhatikan aspek lingkungan,” tambah Radhitya.

LRT Jabodebek juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan sarana transportasi publik dengan tidak membuang sampah sembarangan di dalam kereta maupun area stasiun. Kolaborasi antara operator dan pengguna menjadi bagian penting dalam menciptakan layanan transportasi publik yang nyaman, sekaligus mendukung upaya pelestarian lingkungan melalui kebiasaan sederhana yang dilakukan setiap hari.

You Might Also Like

SUCOFINDO Dukung Pengembangan Wisata Ramah Muslim di Bali melalui Sertifikasi Halal Santhi Restaurant dan Sambal Jelantik
Distributor Brand Industrial Door dan Dock Leveler Premium di Indonesia
BRI KK ITC Cempaka Mas Hadir Permudah Layanan Perbankan bagi Tenant, Pengunjung, dan Masyarakat
Hari Terakhir BRI KKB Expo, BRI Finance Ajak Masyarakat Lampung Manfaatkan Promo Pembiayaan Kendaraan
Aceh Tegaskan Peran dalam Ekonomi Maritim Dunia, Dua Komoditas Unggulan Berlayar dari Pelabuhan Krueng Geukueh
Previous Article Tempati Kantor Baru, BP Tapera Siapkan Akad Massal 62.530 KPR Sejahtera FLPP di Batang Tempati Kantor Baru, BP Tapera Siapkan Akad Massal 62.530 KPR Sejahtera FLPP di Batang
Next Article Tak Hanya Nvidia, Dua Saham Ini Jadi Incaran Investor Berbasis Fundamental Tak Hanya Nvidia, Dua Saham Ini Jadi Incaran Investor Berbasis Fundamental
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

about us

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

vritimes @2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?