By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Reading: Lebih dari 1 juta Ton Barang Diangkut via Kereta Kontainer, Setara Mengurangi Pergerakan Hampir 60 Ribu Truk di Jalan Raya
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Press Release

Lebih dari 1 juta Ton Barang Diangkut via Kereta Kontainer, Setara Mengurangi Pergerakan Hampir 60 Ribu Truk di Jalan Raya

Bima
Last updated: June 11, 2026 4:04 am
Bima
4 months ago
Share
Lebih dari 1 juta Ton Barang Diangkut via Kereta Kontainer, Setara Mengurangi Pergerakan Hampir 60 Ribu Truk di Jalan Raya
SHARE

Pada Mei 2026, KAI Logistik berhasil mencatatkan kinerja keseluruhan angkutan barang dengan volume sebesar 1.658.622 ton atau meningkat 10% dibandingkan periode bulan sebelumnya. Kinerja tersebut salah satunya didorong oleh kinerja angkutan kereta kontainer, yang menunjukkan pertumbuhan yang konsisten. Sepanjang Januari hingga Mei 2026, layanan KA Kontainer telah mengangkut 1.193.688 ton barang atau setara dengan hampir 60 ribu perjalanan truk, mencerminkan semakin meningkatnya pemanfaatan moda kereta api sebagai solusi logistik yang efisien dan berkelanjutan.

Yuskal Setiawan,
Direktur Utama KAI Logistik, megungkapkan, “Layanan KA Kontainer mencatat
kenaikan 8% secara tahunan pada 2025 dibandingkan 2024, melanjutkan tren
pertumbuhan positif sebagai salah satu layanan unggulan. Pada 2026, kami
menargetkan pertumbuhan yang lebih besar melalui penguatan layanan dan
kapasitas angkut kereta api kontainer. Langkah ini merupakan bagian dari upaya
perusahaan dalam menghadirkan solusi logistik yang tidak hanya efisien, tetapi
juga mendukung daya saing industri dan pembangunan logistik yang berkelanjutan.”

Tren peningkatan
volume semakin terlihat memasuki triwulan II 2026, dengan capaian tertinggi
pada Mei sebesar 267.390 ton atau meningkat 20% dibandingkan awal tahun 2026.
Untuk mengakomodasi pertumbuhan permintaan tersebut, perusahaan melakukan
akselerasi kapasitas melalui penambahan dua rangkaian KA Kontainer. Langkah ini
merupakan upaya KAI Logistik dalam menjawab kebutuhan pelanggan industri yang
terus meningkat, sekaligus mendukung semakin kuatnya komitmen dunia usaha
terhadap praktik logistik yang lebih efisien dan berkelanjutan.

Yuskal
menambahkan bahwa transformasi sistem logistik nasional tidak hanya ditentukan
oleh peningkatan kapasitas distribusi, tetapi juga oleh kemampuan menghadirkan
moda transportasi yang efisien, rendah emisi, dan berkelanjutan. Dalam konteks
tersebut, kereta api memiliki posisi strategis sebagai tulang punggung angkutan
barang berkapasitas besar yang mampu mendukung konektivitas antarwilayah
sekaligus meningkatkan daya saing industri nasional.

“Ke depan,
tantangan logistik tidak lagi berbicara mengenai kecepatan pengiriman, tetapi
juga menitikberatkan pada aspek tanggung jawab terhadap lingkungan dan
infrastruktur. Peralihan sebagian angkutan barang ke moda kereta api merupakan
investasi jangka panjang bagi ekonomi nasional karena mampu meningkatkan
efisiensi rantai pasok, mengurangi biaya eksternal akibat kemacetan dan
kerusakan jalan, serta mendukung pencapaian target pembangunan rendah karbon
Indonesia,” ujar Yuskal.

Lebih lanjut,
peningkatan pemanfaatan moda kereta api untuk angkutan barang juga menciptakan multiplier
effect
bagi perekonomian. Distribusi logistik yang lebih andal akan
memperkuat kelancaran pasokan bahan baku dan barang jadi bagi berbagai sektor
industri, menjaga stabilitas rantai pasok, serta meningkatkan daya saing produk
Indonesia di pasar domestik maupun global. Pada saat yang sama, perpindahan
distribusi dari jalan raya ke rel turut mengurangi tekanan terhadap
infrastruktur jalan serta meningkatkan keselamatan bagi pengguna jalan.

Berdasarkan data
tahun 2024, terdapat 150.906 kasus kecelakaan dengan 26.839 korban meninggal
dunia. Sekitar 10,5 persen di antaranya melibatkan kendaraan angkutan barang.
Sementara kerugian perbaikan jalan nasional akibat kendaraan lebih dimensi dan
lebih muatan mencapai Rp10,21 triliun.

“Sebagai bagian
dari ekosistem transportasi nasional, KAI Logistik berkomitmen untuk terus
memperluas pemanfaatan moda kereta api sebagai solusi logistik masa depan.
Melalui peningkatan kapasitas, pengembangan jaringan layanan, dan kolaborasi
dengan berbagai pelaku industri, perusahaan berharap semakin banyak distribusi
barang yang beralih ke moda kereta sehingga mampu menciptakan sistem logistik
yang lebih efisien, lebih aman, lebih hijau, dan lebih berdaya saing, sekaligus
mendukung visi Indonesia menuju pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” tutup
Yuskal.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

You Might Also Like

Penjualan Online Belum Maksimal? Ini Strategi yang Bisa Dicoba UMKM
Dubes India Sandeep Chakravorty Soroti Penguatan Hubungan Strategis India-Indonesia melalui BRICS dalam IIFA Discussion
Pelindo Parepare Siagakan Layanan Pelabuhan Jelang Iduladha 2026
Militansi Insan KRAS Reborn: Jamin Kualitas dan Akselerasi Manufaktur Baja Nasional
Tujuh Perempuan Penjaga Hutan Bawa Cerita Kepemimpinan dan Penghidupan dari Hutan Indonesia ke Bangkok Climate Action Week 2026
Previous Article Dolar AS Menguat, Prospek Emas Jangka Pendek Masih Tertekan Dolar AS Menguat, Prospek Emas Jangka Pendek Masih Tertekan
Next Article KA Cikuray Hadir dengan Rangkaian Baru, Relasi Garut – Pasar Senen Berangkat Perdana Hari Ini Dengan Okupansi Lebih Dari 100 Persen KA Cikuray Hadir dengan Rangkaian Baru, Relasi Garut – Pasar Senen Berangkat Perdana Hari Ini Dengan Okupansi Lebih Dari 100 Persen
about us

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

vritimes @2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?