By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Reading: Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV Regional V Mutasikan TBM-3 ke TM-1 Seluas 1.119 Hektare pada Awal 2026
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Press Release

Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV Regional V Mutasikan TBM-3 ke TM-1 Seluas 1.119 Hektare pada Awal 2026

Bima
Last updated: February 26, 2026 3:18 am
Bima
5 months ago
Share
SHARE

Pontianak – Mengawali tahun 2026, PTPN IV Regional V melaksanakan mutasi tanaman kelapa sawit dari Tanaman Belum Menghasilkan (TBM)-3 menjadi Tanaman Menghasilkan (TM)-1 seluas 1.119 hektare. Langkah ini merupakan bagian dari strategi penguatan fondasi produksi sekaligus indikator keberhasilan pengelolaan agronomis pada fase tanaman belum menghasilkan hingga memasuki fase produktif.

PTPN IV Regional V merupakan bagian dari entitas usaha di bawah Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) yang terus mendorong pengelolaan perkebunan berbasis standar teknis dan tata kelola berkelanjutan.

Areal yang dimutasi tersebar di sejumlah unit kebun Regional V dengan rincian sebagai berikut: Kebun Gunung Meliau 50 hektare, Kebun Gunung Emas 36 hektare, Kebun Rimba Belian 20 hektare, Kebun Kembayan 124 hektare, Kebun Tabara 546 hektare, Kebun Tajati 20 hektare, Kebun Longkali 207 hektare, dan Kebun Danau Salak 116 hektare.

Mutasi TBM-3 ke TM-1 menandakan tanaman telah memenuhi standar agronomis untuk memasuki fase menghasilkan dan siap berkontribusi terhadap peningkatan volume produksi perusahaan. Capaian ini mencerminkan konsistensi penerapan standar teknis budidaya, efektivitas pemeliharaan, serta disiplin pengawasan operasional berkelanjutan di seluruh unit kerja.

Kepala Bagian Tanaman PTPN IV Regional V, Harry Sutriadi, menyampaikan bahwa pada tahun 2026 realisasi mutasi menunjukkan progres signifikan. Sebanyak 43% dari total areal TBM seluas 2.602 hektare di Regional V telah memenuhi kriteria teknis untuk ditetapkan sebagai TM-1.

“Capaian ini merefleksikan efektivitas pengelolaan fase TBM melalui penerapan standar kultur teknis, ketepatan program pemeliharaan, serta konsistensi pengendalian pertumbuhan vegetatif menuju fase generatif produktif secara terukur,” ujarnya.

Penetapan status TM-1 dilakukan melalui evaluasi indikator agronomis dan operasional kebun, meliputi populasi pokok dalam satu blok telah berbuah minimal 60%, berat rata-rata Tandan Buah Segar (TBS) > 3 kg per tandan, Angka Kerapatan Panen (AKP) minimal 1:5, kondisi tajuk dan perkembangan generatif normal, standar pemeliharaan TBM terpenuhi (pemupukan, pengendalian gulma, hama, dan penyakit), serta kesiapan infrastruktur panen (akses blok, penataan ancak, dan rotasi panen awal).

Pemenuhan indikator tersebut menandakan tanaman telah memasuki fase generatif aktif dengan potensi produksi stabil sehingga areal dapat diklasifikasikan sebagai TM-1 dan dikelola dalam sistem operasional panen reguler.

Operation Head I PTPN IV Regional V, Ihsan, menegaskan bahwa mutasi TBM-3 ke TM-1 tidak semata-mata bersifat teknis agronomis, tetapi juga bagian dari strategi jangka panjang perusahaan.

“Mutasi seluas 1.119 hektare pada awal tahun ini mencerminkan kesiapan fondasi produksi Regional V dalam menopang target kinerja perusahaan ke depan. Keberhasilan ini merupakan hasil sinergi perencanaan tanam, pemeliharaan berbasis standar, serta pengendalian operasional yang disiplin. Fase TM-1 menjadi momentum penting untuk mendorong pertumbuhan produksi berkelanjutan dengan tetap memperhatikan prinsip efisiensi dan tata kelola perkebunan yang baik,” ujarnya.

Keberhasilan tersebut sekaligus menjadi indikator efektivitas program peremajaan dan pengembangan areal yang dijalankan perusahaan dalam menjaga kesinambungan usaha perkebunan jangka panjang.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

You Might Also Like

Four Seasons Resort Bali at Jimbaran Bay Hadirkan Babak Baru Kuliner Bersama Executive Chef Baru Benjamin Halat
Zero Accident di Lingkungan Kantor, LRT Jabodebek Catat Kinerja Keselamatan Kerja Optimal Awal 2026
KAI Daop 2 Bandung Layani 92ribu Pelanggan KA Jarak Jauh Selama Long Weekend Imlek 2026
Update Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, KAI Daop 1 Jakarta Catat Lebih dari 142 Ribu Tiket Terjual
Pasokan Pupuk Terjaga, Pelabuhan Tanjung Wangi Catat Aktivitas Positif Awal Tahun
Previous Article PT Industri Karet Nusantara Ambil Peran dalam HC & GA Summit 2026 Holding Perkebunan Nusantara
Next Article Harga Emas Berpotensi Lanjutkan Penguatan, Dupoin Futures Perkirakan XAU/USD Uji Area $5.250
about us

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

vritimes @2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?