By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Reading: Di Era AI, Siapa Penjaga Integritas Audit? Ini Jawaban Prof. Rindang Widuri dalam Pengukuhan Guru Besar BINUS University
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Press Release

Di Era AI, Siapa Penjaga Integritas Audit? Ini Jawaban Prof. Rindang Widuri dalam Pengukuhan Guru Besar BINUS University

Bima
Last updated: April 27, 2026 6:01 am
Bima
4 months ago
Share
Di Era AI, Siapa Penjaga Integritas Audit? Ini Jawaban Prof. Rindang Widuri dalam Pengukuhan Guru Besar BINUS University
SHARE

Di tengah masifnya pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam proses keuangan dan audit, satu tantangan utama justru semakin mengemuka: bagaimana menjaga integritas dan kepercayaan di tengah dominasi teknologi. Menjawab tantangan tersebut, BINUS University kembali menegaskan komitmennya dalam pengembangan keilmuan melalui pengukuhan Guru Besar.

BINUS University mengukuhkan Prof. Rindang Widuri, S.Kom., S.Akun., MM., Ph.D. sebagai Guru Besar Tetap di bidang Teknologi Audit Keuangan, yang berfokus pada transformasi praktik audit di era digital.  

Dalam orasi ilmiahnya yang berjudul “Audit 5.0: The Symphony Between Data and Conscience”, Prof. Rindang menyoroti bahwa pesatnya adopsi teknologi analitik dan AI telah mengubah cara audit dilakukan secara fundamental dari proses berbasis sampling menjadi analisis data secara menyeluruh dan real-time. 

Ia menegaskan bahwa di tengah kemampuan algoritma dalam membaca data dan mendeteksi anomali secara cepat, peran auditor tetap tidak tergantikan. Teknologi berfungsi sebagai enabler, namun keputusan tetap bergantung pada pertimbangan etis dan profesional manusia. 

Melalui konsep Audit 5.0, Prof. Rindang memperkenalkan pendekatan yang menempatkan kolaborasi antara manusia dan kecerdasan buatan sebagai fondasi utama dalam menjaga akuntabilitas keuangan. Dalam model ini, AI menghadirkan kecepatan dan ketepatan analisis, sementara manusia memastikan makna, integritas, dan kepercayaan tetap terjaga. 

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa di era digital, kepercayaan menjadi aset yang semakin krusial sekaligus rentan. Oleh karena itu, penguatan prinsip ethical and explainable AI, serta keterlibatan manusia dalam setiap proses pengambilan keputusan, menjadi kunci dalam membangun sistem audit yang tidak hanya canggih, tetapi juga dapat dipercaya.

Sejalan dengan perkembangan tersebut, Prof. Rindang juga menyoroti pentingnya transformasi kompetensi auditor di masa depan. Auditor tidak hanya dituntut memahami standar audit, tetapi juga memiliki literasi data, pemahaman terhadap algoritma, serta kesadaran terhadap risiko dan etika dalam penggunaan teknologi.

Rektor BINUS University, Dr. Nelly, S.Kom., M.M., menyampaikan bahwa pengukuhan ini merupakan bagian dari komitmen BINUS University dalam menghadirkan ekosistem akademik yang unggul dan berdampak. “Pengukuhan Guru Besar bukan hanya menjadi pencapaian individu, tetapi juga mencerminkan komitmen institusi dalam mendorong lahirnya pemikiran strategis yang mampu menjawab tantangan global. Kami percaya kontribusi Prof. Rindang akan semakin memperkuat peran BINUS University dalam menghasilkan riset yang relevan dan berdampak bagi masyarakat.”

Pengukuhan ini menjadi bagian dari perjalanan BINUS University dalam 45 tahun kontribusinya di dunia pendidikan, melalui komitmen menghadirkan inovasi pembelajaran, memperluas kolaborasi global, serta membangun ekosistem yang relevan dengan kebutuhan masa depan. Melalui penguatan peran Guru Besar, BINUS University terus mendorong lahirnya talenta unggul yang mampu menerjemahkan kompleksitas teknologi menjadi keputusan strategis yang berlandaskan integritas dan memberikan dampak bagi masyarakat.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

You Might Also Like

Besi AS untuk Industri: Jenis dan Kegunaan yang Jarang Diketahui
BI Rate Meningkat, BRI Finance Terapkan Strategi Pricing Adaptif dan Perkuat Kualitas Pembiayaan
KAI Daop 2 Bandung Tanggapi Viral Jembatan Cirahong, Tekankan Prioritas Keselamatan Perjalanan KA
Kinerja Q1 2026 Tumbuh Signifikan, Hypefast Catat Lonjakan Net Income Lebih Dari 300 Persen YoY
Rupiah Berhasil Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Bittime Permudah Akses Diversifikasi Portofolio dengan IDR Swap Zero Fees
Previous Article Bharat Corner Resmi Hadir di Unsrat, Perkuat Kerja Sama Akademik Indonesia–India Bharat Corner Resmi Hadir di Unsrat, Perkuat Kerja Sama Akademik Indonesia–India
Next Article “Aku Tidak Sabar untuk Pergi ke Sekolah Besok…” “Aku Tidak Sabar untuk Pergi ke Sekolah Besok…”
about us

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

vritimes @2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?