By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Reading: BRI Finance Siap Kebanjiran Nasabah Multiguna Pasca Lebaran
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Press Release

BRI Finance Siap Kebanjiran Nasabah Multiguna Pasca Lebaran

Bima
Last updated: March 27, 2026 10:01 am
Bima
3 months ago
Share
SHARE

Jakarta, 27 Maret 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) memproyeksikan peningkatan signifikan permintaan pembiayaan multiguna pasca periode lebaran 2026, seiring dengan meningkatnya kebutuhan likuiditas masyarakat setelah fase konsumsi musiman.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), penyaluran pembiayaan baru industri multifinance pada Januari 2026 mencapai Rp78,16 triliun, dengan segmen multiguna mendominasi sebesar 47,47% atau setara Rp37,10 triliun. Sementara itu, pembiayaan investasi tercatat Rp18,72 triliun dan modal kerja Rp17,04 triliun.

Ekonom sekaligus Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira Adhinegara, menilai dominasi pembiayaan multiguna didorong oleh dua faktor utama, yakni tingginya kebutuhan dana cepat di masyarakat serta kemudahan akses pinjaman berbasis agunan seperti BPKB kendaraan.

Ia juga menyoroti adanya fenomena monetisasi aset kendaraan, di mana tingginya kepemilikan sepeda motor dan mobil di Indonesia menjadi potensi besar bagi pertumbuhan debitur potensial. Di sisi lain, dari perspektif industri, pembiayaan multiguna menawarkan imbal hasil yang relatif lebih tinggi dibandingkan jenis pembiayaan lainnya, meskipun disertai dengan risiko gagal bayar yang lebih besar.

“Ke depan, kredit multiguna akan tetap menjadi tren utama, dengan tingkat persaingan yang tidak hanya datang dari KTA perbankan, tetapi juga dari platform pembiayaan digital seperti paylater,” ujar Bhima.

Menanggapi dinamika tersebut, Direktur Utama BRI Finance, Wahyudi Darmawan, menyampaikan bahwa perusahaan telah menyiapkan strategi untuk menangkap peluang pertumbuhan, khususnya pada momentum pasca lebaran yang secara historis diikuti peningkatan kebutuhan dana tunai.

“Pasca Lebaran, kebutuhan dana masyarakat biasanya meningkat, baik untuk keperluan konsumsi maupun produktif. Kami melihat potensi lonjakan nasabah baru di segmen multiguna, dan BRI Finance siap mengoptimalkan peluang tersebut dengan pendekatan yang terukur,” ujar Wahyudi.

Namun demikian, BRI Finance juga mencermati sejumlah tantangan yang dihadapi industri, termasuk tekanan inflasi yang berpotensi mempengaruhi kemampuan bayar debitur, serta ketidakpastian global yang berdampak pada harga energi dan pangan. Untuk itu, BRI Finance menegaskan komitmennya untuk tetap menjaga kualitas portofolio di tengah ekspansi bisnis.

“Kami tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian, mulai dari analisis kemampuan bayar, kualitas agunan, hingga pemetaan risiko wilayah. Pertumbuhan harus diiringi dengan kualitas pembiayaan yang sehat,” tegas Wahyudi.

Lebih lanjut, BRI Finance menilai bahwa segmen multiguna akan tetap menjadi motor utama pertumbuhan industri dalam jangka menengah. Dengan dukungan ekosistem BRI Group serta penguatan kapabilitas digital, BRI Finance optimistis dapat memanfaatkan momentum pasca Lebaran untuk memperluas basis nasabah, sekaligus menjaga pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

You Might Also Like

Kolaborasi Strategis Lintas Industri: Siloam Hospitals Surabaya & Hyundai Gubeng Teken MoU untuk Inovasi Layanan dan Edukasi Kesehatan
PTPN I Setujui Restorative Justice Kakek Mujiran
Terima Kunjungan Kerja Komisi IV DPRD Provinsi Banten, Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Nilai Tambah Karet Lewat Inovasi Aspal Karet
Universitas Pendidikan Indonesia dan Positive Technologies Jalin Kolaborasi Strategis: Cetak Generasi Unggul Cybersecurity Indonesia
Peran Indikator dalam Membaca Sinyal Trading di Platform Digital
Previous Article Menakar Masa Depan Baja Nasional: Level Playing Field dan Data Objektif Jadi Kunci Hadapi Dominasi Impor
Next Article Peringati Hari Ginjal Dunia, Holding Perkebunan Nusantara Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Ginjal melalui RS Sri Pamela Tebing Tinggi
about us

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

vritimes @2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?