By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Reading: BRI Finance Pertahankan Kualitas Pembiayaan, NPF Tetap Terjaga di Level 2,23%
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Press Release

BRI Finance Pertahankan Kualitas Pembiayaan, NPF Tetap Terjaga di Level 2,23%

Bima
Last updated: April 13, 2026 5:00 am
Bima
4 months ago
Share
BRI Finance Pertahankan Kualitas Pembiayaan, NPF Tetap Terjaga di Level 2,23%
SHARE

Jakarta, 11 April 2026 – Di tengah dinamika industri pembiayaan yang menunjukkan peningkatan risiko kredit dalam beberapa waktu terakhir, PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) tetap mampu menjaga kualitas portofolio pembiayaannya secara solid. Hingga Februari 2026, rasio non-performing financing (NPF) Perseroan tercatat sebesar 2,23%, berada pada level yang sehat dan di bawah ambang batas yang ditetapkan regulator.

Direktur Utama BRI Finance, Wahyudi Darmawan, menyampaikan bahwa capaian tersebut mencerminkan konsistensi Perseroan dalam menerapkan prinsip kehati-hatian serta penguatan manajemen risiko secara berkelanjutan.

“BRI Finance secara disiplin menerapkan prinsip kehati-hatian dalam setiap proses penyaluran pembiayaan, mulai dari seleksi debitur, analisis kelayakan, hingga penguatan monitoring portofolio secara berkala,” ujar Wahyudi.

Perseroan juga terus mengoptimalkan fungsi collection serta meningkatkan intensitas pemantauan pembayaran untuk mengantisipasi potensi pembiayaan bermasalah sejak dini. Langkah ini menjadi bagian dari strategi menjaga kualitas aset sekaligus memastikan kinerja tetap terjaga di tengah tantangan eksternal.

Sejalan dengan itu, BRI Finance mencermati bahwa industri pembiayaan secara umum menghadapi tekanan terhadap kualitas pembiayaan, yang tercermin dari tren peningkatan rasio pembiayaan bermasalah dalam beberapa bulan terakhir berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan. Kondisi ini mendorong pelaku industri untuk semakin selektif dalam menyalurkan pembiayaan serta memperkuat pengelolaan risiko.

“Kondisi tersebut berpotensi berdampak pada peningkatan biaya pencadangan serta mendorong industri untuk lebih berhati-hati dalam melakukan ekspansi, dengan tetap berfokus pada kualitas portofolio,” jelas Wahyudi.

Meski demikian, BRI Finance tetap melihat peluang pertumbuhan yang positif. Penyaluran pembiayaan baru pada awal tahun 2026 masih menunjukkan tren yang terjaga, meskipun dilakukan secara lebih selektif dengan mempertimbangkan kondisi daya beli masyarakat dan profil risiko debitur.

Hal ini sejalan dengan perkembangan industri yang tetap mencatat aktivitas pembiayaan, didukung oleh perbaikan aktivitas ekonomi dan kinerja sektor otomotif. Dalam konteks tersebut, pelaku industri cenderung menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan kualitas aset.

“Dengan penerapan manajemen risiko yang prudent serta penguatan monitoring dan collection, kami optimistis industri multifinance tetap memiliki ruang untuk tumbuh secara sehat dan berkelanjutan,” tutup Wahyudi.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

You Might Also Like

Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Transisi Energi Bersih melalui Perdagangan Karbon PTPN IV PalmCo
Perbaikan Gogosan Dikebut, KAI Daop 2 Bandung Targetkan Esok Hari Operasional KA Siliwangi Kembali Normal
Musim Kondangan, Sudah Siapkan Anggaran?
MEDIA ALERT: RECAP OF YESTERDAY’S HIGHLIGHTS — PURANA 17: RENJANA PERCA
Peringati Hari Air Sedunia, Holding Perkebunan Nusantara Melalui PalmCo Perluas Akses Air Bersih bagi Masyarakat
Previous Article Kirim 5 Perwakilan CreatorHub, BRI Region 6 Semarakkan Bincang Santai Antar Region Kirim 5 Perwakilan CreatorHub, BRI Region 6 Semarakkan Bincang Santai Antar Region
Next Article Dr. Akbar Djohan,  Direktur Utama  Krakatau Steel Group Kembali Nakhodai IISIA,Fokus pada Akselerasi Ekosistem Industri Baja Indonesia untuk Menembus Pasar Global Dr. Akbar Djohan, Direktur Utama Krakatau Steel Group Kembali Nakhodai IISIA,Fokus pada Akselerasi Ekosistem Industri Baja Indonesia untuk Menembus Pasar Global
about us

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

vritimes @2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?