By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Reading: Bittime Catatkan Kenaikan Trading Volume BTC hingga 401%, Respon Pasar di Tengah Gejolak Geopolitik?
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Press Release

Bittime Catatkan Kenaikan Trading Volume BTC hingga 401%, Respon Pasar di Tengah Gejolak Geopolitik?

Bima
Last updated: March 16, 2026 12:18 pm
Bima
3 months ago
Share
SHARE

Jakarta, 16 Maret 2026 – Pergerakan harga Bitcoin ($BTC) pada pertengahan Maret 2026 menunjukkan fase koreksi yang signifikan ke angka $74.000. Menanggapi hal ini, Bittime, crypto exchange yang mengusung Trustworthiness, sebagai salah satu pondasi platformnya, kembali menekankan penguatan literasi dan strategi investasi yang tidak terbatas pada sentimen pasar. 

Sebelumnya, menurut data dari Ad Hoc News terdapat dua agenda utama yang menjadi pusat perhatian dunia saat ini yaitu keputusan suku bunga oleh Federal Reserve Amerika Serikat pada 18 Maret mendatang serta tenggat waktu keputusan ETF kripto oleh The U.S. Securities and Exchange Commission (SEC) pada akhir bulan ini. 

Kedua peristiwa tersebut diperkirakan akan menjadi katalis utama yang menentukan apakah pasar akan kembali menguat atau justru mengalami tekanan lebih lanjut akibat ketidakpastian ekonomi global.

Di sisi lain, menurut data dari Cryptorank perkembangan teknologi blockchain terus menunjukkan kemajuan positif seperti yang terlihat pada  jaringan XRP Ledger yang mencatat lonjakan transaksi harian hingga mencapai 3 juta transaksi.

Selarasan dengan ini, Bittime, platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatatkan lonjakan aktivitas perdagangan yang luar biasa dalam seminggu terakhir. Di mana, volume perdagangan aset $USDT meningkat hingga 189%, dan volume perdagangan $BTC melonjak hingga 401% pada 13 Maret 2026, merespon kondisi konsolidasi pasar global.

Hal ini menunjukkan dampak ketegangan global dan pergeseran adopsi aset oleh lembaga institusional. Sekaligus mengartikan aset kripto yang dipandang tidak lagi sebatas aset spekulatif tetapi juga untuk kebutuhan aset dunia nyata yang dikonversi ke dalam bentuk digital. 

Lebih lanjut, dinamika ini mengingatkan para investor untuk meningkatkan literasi keuangan dan strategi investasi yang sesuai dengan risiko portofolio masing-masing. Sebab, investasi sebaiknya tidak berdasar pada tren, melainkan pemahaman dan fundamental di baliknya.

Oleh karena itu, edukasi berkelanjutan mengenai manajemen risiko dan analisis fundamental makro ekonomi menjadi pondasi utama dalam membangun portofolio investasi yang sehat dan berkelanjutan di era digital ini. Sebab, dengan pemahaman yang baik, investor dapat mengelola risiko dengan lebih bijak dan berdasarkan profil risiko masing-masing.

Tentu, perlu dipahami bahwa aset kripto mengandung risiko tinggi yang termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Karena itu sangat penting untuk terus melakukan riset, dan diskusi dengan komunitas-komunitas terpercaya. 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

You Might Also Like

KAI Daop 2 Bandung Tegas Larang Masyarakat Beraktivitas di Jalur Rel Saat Ramadan, Langgar UU Bisa Terancam Sanksi Pidana
Indonesia–India Perkuat Kerja Sama Restorasi Kompleks Candi Prambanan
Perkuat Konektivitas Menuju Kawasan Wisata Unggulan, Jasa Marga Pastikan Kesiapan Akses Ratu Boko Jalan Tol Jogja-Solo
Program CSR Dupoin Sasar Akses Air Bersih bagi Warga Terdampak Banjir dan Longsor di Aceh Tamiang
KLTC® Bekali Ribuan Mahasiswa melalui Career Preparation Class, Dorong Kesiapan Karier Generasi Muda
Previous Article Potongan Tarif Tol Berlaku Hari ini di Tol Trans Jawa, JTT Terus Pantau Lalu Lintas Melewati GT Cikampek Utama
Next Article Pelindo Multi Terminal Dukung Mudik Aman dan Selamat melalui Program Mudik Gratis BUMN 2026
about us

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

vritimes @2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?