By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Reading: 3 Solusi Deteksi Kebocoran Gas Berbasis Drone untuk Industri Migas di Indonesia
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Press Release

3 Solusi Deteksi Kebocoran Gas Berbasis Drone untuk Industri Migas di Indonesia

Bima
Last updated: August 12, 2026 11:05 am
Bima
1 week ago
Share
3 Solusi Deteksi Kebocoran Gas Berbasis Drone untuk Industri Migas di Indonesia
3 Solusi Deteksi Kebocoran Gas Berbasis Drone untuk Industri Migas di Indonesia
SHARE

Kebocoran gas kini bisa dideteksi dari udara. Tiga solusi drone, dua berbasis dock otomatis dan satu misi manual, memindai fasilitas dari jarak aman, memetakan sebaran gas, lalu mempercepat penanganan kebocoran di sektor migas, petrokimia, dan LNG.

Kebocoran gas sering tidak terlihat sampai menjadi bahaya. Untuk industri berisiko tinggi seperti minyak dan gas, keterlambatan mendeteksi kebocoran bisa berujung pada insiden keselamatan sekaligus emisi yang lolos begitu saja. Pendekatan berbasis drone menutup celah itu. Sensor gas dibawa terbang untuk memindai fasilitas dari jarak aman, tanpa menempatkan petugas di dekat sumber.

Melalui AIRINS yang tersedia di Indonesia lewat Halo Robotics, ada tiga solusi utama:

DJI Dock 3 + Sniffer4D Multi-Gas mendeteksi hingga 9 gas sekaligus (termasuk CH4, H2S, CO2, CO, SO2, dan VOCs) dan berjalan otomatis 24/7 dari dock. Cocok untuk pemantauan rutin area luas tanpa operator di lokasi.

DJI Dock 3 + Sniffer4D TDLAS fokus pada metana dengan sensor TDLAS bersensitivitas 1 ppm, juga otomatis 24/7. Pas untuk deteksi metana berkala dari jarak aman.

DJI Matrice 400 + MetScan V1 memakai sensor metana TDLAS dengan jangkauan 200 meter untuk misi manual atau terjadwal, dan menghasilkan peta metana 3D tergeoreferensi untuk melokalisasi titik bocor.

Memilih yang tepat bergantung pada tiga hal: jenis gas yang dipantau, kebutuhan otomatis 24/7 atau misi terjadwal, dan apakah tujuannya memetakan area luas atau melokalisasi hotspot. Ketiganya mendukung program leak detection and repair (LDAR) dan pelaporan emisi seperti OGMP 2.0.

Selengkapnya: Alat Deteksi Kebocoran Gas: Panduan Solusi Berbasis Drone

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

You Might Also Like

Master Certified Maintenance & Reliability Professional with PetroSync
Universitas Brawijaya Perkuat Posisi sebagai Pusat Unggulan Cybersecurity Indonesia Lewat Kemitraan Strategis dengan Positive Technologies
Para Pendukung Industri Global dan Lokal Mendukung Automechanika Jakarta karena Minat Peserta Pameran yang Kuat Mendorong Pameran yang Lebih Besar
Motor dengan Bagasi Besar, Kenapa Semakin Banyak Dicari?
Robot Berkaki Empat Unitree untuk Inspeksi di Area Industri Ekstrem
Previous Article Barantum Bersanding dengan Vendor CRM Global di Pasar Indonesia Barantum Bersanding dengan Vendor CRM Global di Pasar Indonesia
Next Article “DNA” Presiden Menandai Bangkitnya Diplomasi Peradaban “DNA” Presiden Menandai Bangkitnya Diplomasi Peradaban
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

about us

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

vritimes @2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?