By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Reading: Tak Sekadar ASI Pertama, Ini Alasan Kolostrum Dijuluki Liquid Gold
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Press Release

Tak Sekadar ASI Pertama, Ini Alasan Kolostrum Dijuluki Liquid Gold

Bima
Last updated: August 4, 2026 2:11 pm
Bima
2 months ago
Share
Tak Sekadar ASI Pertama, Ini Alasan Kolostrum Dijuluki Liquid Gold
Tak Sekadar ASI Pertama, Ini Alasan Kolostrum Dijuluki Liquid Gold
SHARE

Jakarta, 3 Agustus 2026 – Bagi sebagian calon ibu, istilah ASI liquid gold (emas cair) mungkin sudah tidak asing lagi. Sebutan ini merujuk pada kolostrum, yaitu ASI pertama yang diproduksi tubuh sejak akhir masa kehamilan hingga beberapa hari setelah persalinan. Meski hanya keluar dalam jumlah sedikit, kolostrum memiliki kandungan nutrisi dan zat kekebalan tubuh yang sangat tinggi. Warna kekuningannya menjadi ciri khas yang mencerminkan tingginya kandungan beta-karoten, protein, vitamin, mineral, serta antibodi yang berperan penting dalam melindungi bayi dari berbagai infeksi sejak awal kehidupan. Karena manfaatnya yang luar biasa, kolostrum sering disebut sebagai “hadiah pertama” atau liquid gold bagi bayi baru lahir.

Dalam beberapa tahun terakhir, semakin banyak calon ibu yang mengenal praktik colostrum harvesting, yaitu mengumpulkan kolostrum sebelum bayi lahir. Praktik ini dilakukan dengan teknik hand expression atau memerah payudara menggunakan tangan, kemudian menampung tetesan kolostrum ke dalam spuit atau wadah steril untuk disimpan. Umumnya, proses ini dilakukan ketika usia kehamilan telah mencapai sekitar 37 minggu dan atas rekomendasi dokter atau bidan, terutama bagi ibu dengan kondisi tertentu seperti diabetes dalam kehamilan atau bayi yang diperkirakan berisiko mengalami kadar gula darah rendah setelah lahir.

Meskipun terlihat sederhana, proses mengumpulkan kolostrum perlu dilakukan dengan teknik yang tepat. Ibu dapat memulai dengan mencuci tangan, memijat payudara secara lembut, kemudian menempatkan ibu jari dan telunjuk di sekitar areola membentuk huruf “C”. Selanjutnya, tekan perlahan ke arah dada lalu lepaskan secara ritmis hingga kolostrum mulai keluar. Tidak perlu khawatir apabila yang didapat hanya beberapa tetes. Jumlah tersebut merupakan hal yang normal karena lambung bayi baru lahir pun masih sangat kecil. Yang terpenting, proses ini dilakukan secara nyaman, tanpa rasa sakit, dan sesuai anjuran tenaga kesehatan.

Selain menjadi cadangan apabila bayi membutuhkan tambahan asupan segera setelah lahir, praktik mengumpulkan kolostrum juga membantu ibu lebih mengenal tubuhnya dan melatih teknik memerah ASI sejak dini. Namun perlu dipahami bahwa tidak semua ibu hamil perlu melakukan colostrum harvesting. Pada kehamilan dengan risiko persalinan prematur, perdarahan, atau kondisi medis tertentu, stimulasi pada payudara sebaiknya dihindari kecuali atas arahan dokter. Oleh karena itu, konsultasi dengan tenaga kesehatan tetap menjadi langkah utama sebelum memutuskan melakukan praktik ini.

Peringatan World Breastfeeding Week (Pekan Menyusui Sedunia) setiap tanggal 1–7 Agustus menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran bahwa keberhasilan menyusui tidak hanya dimulai setelah bayi lahir, tetapi juga dipersiapkan sejak masa kehamilan. Selain memahami manfaat kolostrum dan teknik menyusui, ibu juga perlu memastikan kebutuhan nutrisi terpenuhi agar proses laktasi dapat berlangsung optimal. Persiapan yang baik sejak awal akan membantu ibu lebih percaya diri menjalani perjalanan menyusui sekaligus memberikan awal kehidupan terbaik bagi buah hati.

Dalam rangka memperingati World Breastfeeding Week, Prodia menghadirkan Promo World Breastfeeding Week sebagai bentuk dukungan bagi para ibu dalam mempersiapkan proses menyusui dan memastikan kebutuhan nutrisi selama masa laktasi terpenuhi secara optimal. Melalui Prodia Lactation Test, ibu dapat mengetahui status nutrisi yang berperan dalam mendukung kualitas ASI sehingga dapat memberikan awal terbaik bagi si kecil.

Promo yang berlaku selama 1–31 Agustus 2026:

1. Prodia Lactation Test Macro: Rp390.000

2. Prodia Lactation Test Multinutrient: Rp979.000

Manfaatkan promo spesial ini di seluruh cabang Prodia yang berpartisipasi selama periode 1–31 Agustus 2026, dan wujudkan perjalanan menyusui yang lebih optimal bersama Prodia. Kunjungi Prodia terdekat atau lakukan reservasi dengan mudah melalui WhatsApp Kontak Prodia 0855 1500 830 maupun aplikasi U by Prodia. Karena dengan mengetahui kondisi kesehatan lebih dini, ibu dapat memberikan yang terbaik bagi buah hati dengan lebih #TenangKarenaTau.

#Prodia #TenangKarenaTau

******

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

You Might Also Like

WSBP Laksanakan RUPST Tahun Buku 2025, Tegaskan Penguatan Tata Kelola dan Umumkan Jajaran Manajemen Baru
BIZTECH for Change 2026 Perkuat Peran BINUS @Bekasi sebagai Business, Service, and Technology Campus
Holding Perkebunan Nusantara melalui PalmCo Targetkan Tanam 50.000 Pohon, Perkuat Komitmen Lingkungan di Hari Bumi
BRI Finance Bukukan Pertumbuhan Laba 89% hingga Juli 2026, Perkuat Pertumbuhan Berkualitas
KAI Logistik Jaga Ketahanan Distribusi Nasional Selama Libur Akhir Pekan Kenaikan Yesus Kristus
Previous Article Dari Titik Terendah Menjadi Gerakan Membangun Ekosistem: ConnectX Rayakan Satu Tahun Perjalanan Melalui Founder & Builder Summit 2026 Dari Titik Terendah Menjadi Gerakan Membangun Ekosistem: ConnectX Rayakan Satu Tahun Perjalanan Melalui Founder & Builder Summit 2026
Next Article PT Arafura Surya Alam Dukung Kesehatan Masyarakat Lewat Khitanan Massal di Kotabunan PT Arafura Surya Alam Dukung Kesehatan Masyarakat Lewat Khitanan Massal di Kotabunan
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

about us

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

vritimes @2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?