By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Reading: KAI Daop 2 Bandung Tingkatkan Pelayanan di Stasiun Rajapolah, KA Serayu Layani Naik Turun Penumpang Mulai 14 Maret 2026
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Press Release

KAI Daop 2 Bandung Tingkatkan Pelayanan di Stasiun Rajapolah, KA Serayu Layani Naik Turun Penumpang Mulai 14 Maret 2026

Bima
Last updated: March 13, 2026 1:10 pm
Bima
3 months ago
Share
SHARE

Bandung (Jawa Barat), 13 Maret 2026 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan memperluas akses layanan kereta api di wilayah operasionalnya. Mulai 14 Maret 2026, masyarakat di sekitar Kabupaten Tasikmalaya akan dapat menggunakan Kereta Api Serayu yang berhenti untuk melayani naik dan turun penumpang di Stasiun Rajapolah.

Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya KAI dalam meningkatkan konektivitas transportasi bagi masyarakat, sekaligus mengakomodir aspirasi dari Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya yang mengharapkan adanya penambahan layanan pemberhentian kereta api di wilayah tersebut. Dengan adanya layanan ini, masyarakat di sekitar Rajapolah dan sekitarnya kini memiliki pilihan transportasi kereta api yang lebih mudah diakses.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo menyampaikan bahwa pembukaan layanan naik turun penumpang KA Serayu di Stasiun Rajapolah merupakan bentuk komitmen KAI dalam memberikan pelayanan yang semakin dekat dengan masyarakat. Selain itu, langkah ini juga diharapkan dapat mendukung mobilitas warga serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Tasikmalaya dan sekitarnya.

KA Serayu yang akan melayani naik turun penumpang di Stasiun Rajapolah adalah KA Serayu dengan relasi Stasiun Pasar Senen – Stasiun Purwokerto PP. Untuk perjalanan dari arah Jakarta, KA Serayu (284B/285B) berangkat dari Stasiun Pasar Senen pada pukul 09.30 WIB, berangkat dari Stasiun Rajapolah pada pukul 16.32 WIB, dan melanjutkan perjalanan hingga tiba di Stasiun Purwokerto pada pukul 20.35 WIB.

Sementara itu untuk perjalanan sebaliknya, KA Serayu (290/287) dengan relasi Purwokerto – Pasar Senen berangkat dari Stasiun Purwokerto pada pukul 16.45 WIB, berangkat dari Stasiun Rajapolah pada pukul 20.45 WIB, dan melanjutkan perjalanan hingga tiba di Stasiun Pasar Senen pada pukul 04.17 WIB.

Dengan adanya pemberhentian KA Serayu di Stasiun Rajapolah, masyarakat kini memiliki alternatif transportasi kereta api yang lebih dekat tanpa harus menuju stasiun lain yang jaraknya lebih jauh. Hal ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam melakukan perjalanan baik untuk keperluan pekerjaan, pendidikan, maupun aktivitas lainnya.

Selain memberikan kemudahan akses transportasi, langkah ini juga diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat untuk menggunakan moda transportasi kereta api yang aman, nyaman, tepat waktu, serta ramah lingkungan. KAI Daop 2 Bandung juga terus melakukan berbagai peningkatan pelayanan di stasiun maupun di dalam perjalanan kereta api.

Kuswardojo menghimbau kepada masyarakat yang ingin menggunakan layanan KA Serayu dari Stasiun Rajapolah untuk merencanakan perjalanan dengan baik serta melakukan pemesanan tiket melalui aplikasi Access by KAI, situs resmi KAI, maupun seluruh channel penjualan tiket resmi lainnya.

Dengan bertambahnya layanan naik turun penumpang KA Serayu di Stasiun Rajapolah ini, KAI Daop 2 Bandung berharap dapat semakin mendekatkan layanan transportasi kereta api kepada masyarakat serta memberikan kemudahan mobilitas bagi warga Kabupaten Tasikmalaya dan sekitarnya. KAI juga akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk menghadirkan layanan transportasi kereta api yang semakin baik di masa mendatang.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

You Might Also Like

Kenapa Market Bubble Bisa Terjadi di Pasar Keuangan?
WIKA Beton Tunjuk Sekretaris Perusahaan Baru, Catat Kinerja Solid di Kuartal I 2026
BRI Life Perkuat Kualitas Portofolio di Kuartal I 2026: Bayarkan Klaim dan Manfaat Rp1,17 Triliun
Bitcoin Tembus US$80.000, Pasar Diuji Transisi The Fed dan Perpecahan FOMC
Dukung Pertumbuhan Berkelanjutan, BRI Finance Jalin Sinergi Strategis dengan Kejaksaan Negeri Sleman
Previous Article Presiden Direktur Bittime: Bittime Exclusive VIP Experience, Layanan Premium bagi Investor di Tengah Volatilitas Geopolitik
Next Article Mengapa Permintaan Emas Meningkat Menjelang Hari Raya
about us

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

vritimes @2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?