By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Reading: IndoIndians Extraordinary Women Awards 2026 Soroti Perempuan Penggerak Perubahan Indonesia–India
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Press Release

IndoIndians Extraordinary Women Awards 2026 Soroti Perempuan Penggerak Perubahan Indonesia–India

Bima
Last updated: March 8, 2026 7:00 am
Bima
3 months ago
Share
SHARE

JAKARTA — Dalam rangka memperingati International Women’s Day, Komunitas IndoIndians bersama Kedutaan Besar India di Jakarta menggelar IndoIndians Extraordinary Women Awards 2026 di Auditorium Kedutaan Besar India, Gama Tower, Jakarta, Sabtu (7/2/2026). Ajang ini memberikan penghargaan kepada perempuan yang dinilai menciptakan dampak nyata di masyarakat melalui kepemimpinan, inovasi, dan pengabdian di berbagai bidang.

Contents
Mengangkat Dampak, Bukan Sekadar PrestasiTantangan Perempuan Masih NyataKepemimpinan Perempuan untuk Masa DepanLima Perempuan InspiratifLifetime Achievement untuk Dinny YusufSeni Perempuan dalam “Her World”Memperkuat Hubungan Indonesia–India

Acara tersebut dihadiri oleh para diplomat, pemimpin komunitas, pelaku profesional, serta tokoh masyarakat Indonesia dan India. Selain seremoni penghargaan, kegiatan juga menampilkan pertunjukan budaya serta pameran seni perempuan bertajuk Her World – Strength, Spirit & Stories.

Mengangkat Dampak, Bukan Sekadar Prestasi

Founder IndoIndians, Poonam Sagar mengatakan penghargaan ini bertujuan menyoroti perempuan yang membawa perubahan nyata di komunitas mereka.

“Banyak perempuan luar biasa dalam komunitas kita yang diam-diam mengubah kehidupan orang lain, namun kontribusi mereka sering kali tidak terlihat di luar lingkaran terdekat mereka,” ujarnya.

Menurutnya, penghargaan ini tidak sekadar merayakan pencapaian individu, tetapi dampak yang dihasilkan.

“Penghargaan ini bukan hanya tentang kesuksesan, tetapi tentang dampak. Tentang perempuan yang melampaui ambisi pribadi untuk mengangkat orang lain, memperkuat komunitas, dan menciptakan perubahan yang berkelanjutan,” kata Poonam.

Tantangan Perempuan Masih Nyata

Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty dalam pidato utamanya menyoroti bahwa perempuan di berbagai negara masih menghadapi tantangan sosial yang besar.

“Saya percaya setiap perempuan itu luar biasa. Kita mungkin memberikan penghargaan kepada beberapa orang hari ini, tetapi pada kenyataannya setiap perempuan setiap hari berjuang melawan norma sosial, patriarki, dan berbagai ketidakadilan yang masih ada,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa penghargaan ini menyoroti perempuan yang memberikan dampak bagi masyarakat.

“Yang terpenting bukan siapa mereka atau posisi mereka, tetapi apakah mereka memberikan dampak bagi orang lain. Banyak perempuan yang mungkin sederhana secara ekonomi, tetapi dampaknya bagi komunitas jauh lebih besar,” katanya.

Kepemimpinan Perempuan untuk Masa Depan

Head of UN Women Indonesia dan Liaison to ASEAN, Ulziisuren Jamsran menegaskan bahwa kepemimpinan perempuan menjadi faktor penting dalam menghadapi tantangan global.

“Selama lebih dari satu abad sejak International Women’s Day diperingati, perempuan telah membuat terobosan dalam politik, ekonomi, dan kehidupan sosial,” ujarnya.

Namun menurutnya, perjuangan menuju kesetaraan gender masih terus berlanjut.

“Investasi dalam kepemimpinan perempuan adalah kunci untuk menghadapi tantangan global, mulai dari tekanan ekonomi hingga perubahan iklim,” kata Ulziisuren.

Ia juga menilai kolaborasi lintas negara penting untuk mempercepat kemajuan tersebut.

Lima Perempuan Inspiratif

Pada tahun ini, penghargaan diberikan kepada lima perempuan yang dinilai memberikan kontribusi nyata di bidangnya.

Ade Damayanti, aktivis pemberdayaan komunitas, berbagi pengalaman bekerja di wilayah terpencil Indonesia.

“Saya hidup bersama masyarakat lokal dan belajar langsung dari komunitas adat. Dari situ saya menyadari bahwa suara masyarakat lokal dan partisipasi komunitas sangat penting,” ujarnya.

Penulis dan penggerak komunitas Aruna Harjani menyoroti pentingnya solidaritas antar perempuan.

“Perempuan perlu belajar menghargai dirinya sendiri dan saling menguatkan, bukan justru menjatuhkan perempuan lain,” katanya.

Di sektor korporasi, Cicin Winedar mendapat penghargaan atas upayanya mendorong kepemimpinan inklusif di tempat kerja.

“Jika orang harus berjuang untuk sesuatu yang seharusnya normal, berarti sistemnya perlu didesain ulang,” ujarnya.

Sementara itu Nendra Yelena Sarina diakui atas kontribusinya dalam pemberdayaan UMKM di Indonesia.

“Saya menerima penghargaan ini bukan hanya untuk diri saya sendiri, tetapi untuk para pengusaha kecil, terutama perempuan, yang setiap hari menunjukkan ketangguhan dan keberanian,” katanya.

Di bidang kesehatan, Dr. Varkha Lachman menerima penghargaan atas dedikasinya dalam pelayanan medis selama lebih dari tiga dekade.

“Seorang guru pernah berkata kepada saya, ‘Hadir saja untuk ciptaan-Nya, dan Dia yang akan melakukan pekerjaannya.’ Sejak saat itu saya percaya tugas saya adalah melayani dengan penuh kasih,” ujarnya.

Lifetime Achievement untuk Dinny Yusuf

Selain penghargaan utama, Lifetime Achievement Award diberikan kepada Dinny Yusuf atas dedikasinya memberdayakan perempuan pengrajin serta melestarikan tekstil tradisional Indonesia.

“Ketika kami memulai perjalanan ini, kami tidak pernah membayangkan akan sampai pada momen seperti ini,” katanya.

Ia menegaskan komitmennya untuk terus mendukung perempuan pengrajin dan komunitas adat.

“Saya masih seorang pemimpi yang ingin melihat kehidupan yang lebih baik bagi perempuan pengrajin di Indonesia dan di berbagai tempat,” ujarnya.

Seni Perempuan dalam “Her World”

Selain seremoni penghargaan, acara ini juga menampilkan pameran seni Her World – Strength, Spirit & Stories yang dikurasi oleh Vinita Parambi.

Pameran tersebut menampilkan karya dari Aparna R Rajan, Chanchal Sandhu, Drishti Tolani, Krati Mathur, Kalpana Shah, Neelam Nautiyal, Renee Charlee Huan, Rashi Sharda, Swati Chavhan, Tejal Gothivarekar, dan Vaishali Deepak.

Menurut Vinita, seni menjadi medium bagi perempuan untuk menyampaikan pengalaman hidup dan perspektif mereka.

“Ketika perempuan menceritakan kisah mereka melalui seni, mereka mengeksplorasi emosi, pengalaman, ketahanan, dan pencapaian mereka,” ujarnya.

Memperkuat Hubungan Indonesia–India

Melalui penghargaan ini, diharapkan semakin banyak perempuan yang terinspirasi untuk berkontribusi dalam membangun masyarakat yang lebih inklusif.

Di sisi lain, kegiatan ini juga memperkuat hubungan masyarakat antara Indonesia dan India melalui kolaborasi di bidang budaya, komunitas, dan pemberdayaan perempuan.

Interaksi antara komunitas kedua negara dalam forum seperti ini dinilai membuka ruang kerja sama yang lebih luas, sekaligus memperkuat hubungan people-to-people antara Indonesia dan India yang selama ini menjadi salah satu fondasi penting dalam kemitraan kedua negara.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

You Might Also Like

Melihat Arah Industri Konstruksi dari Perspektif Waringin Megah
Dari Kuliah Sampai Sukses Jadi Influencer, Afina Syifa Ungkap Alasan Masih Setia Pakai Hijab Paris napocut
Apakah Emas Selalu Naik saat Krisis? Fakta untuk Investor
Melihat Masa Depan Karier Anak: BINUS @Bandung Bahas Pentingnya Orang Tua Memilih Kampus yang Tepat
Distribusi Logistik Kian Menguat, Kinerja KAI Logistik Bulan April Tumbuh 11%
Previous Article Cara Bijak Mengatur Anggaran Belanja Lebaran dari KVB Indonesia
Next Article Tebar Kebaikan di Bulan Ramadan, BRI Finance dan BAZNAS Jakarta Selatan Bagikan Takjil bagi Komuter
about us

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

vritimes @2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?