By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Reading: Sistem Pembayaran Nontunai di Pintu Masuk Pelabuhan Parepare Dapat Respons Positif
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Bisnis

Sistem Pembayaran Nontunai di Pintu Masuk Pelabuhan Parepare Dapat Respons Positif

vritimes
Last updated: July 14, 2026 4:22 pm
vritimes
2 weeks ago
Share
SHARE


Parepare, Juli 2026 – PT Pelindo Multi Terminal, anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang pengelolaan terminal nonpetikemas, terus memperkuat transformasi digital melalui penerapan sistem pembayaran nontunai di pintu masuk Pelabuhan Nusantara Parepare yang sudah diterapkan sejak Februari lalu.

Implementasi ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan kepelabuhanan yang lebih cepat, transparan, efisien, serta akuntabel, sekaligus mendukung ekosistem logistik nasional berbasis digital.

Branch Manager Pelindo Multi Terminal Parepare, Beny, menyampaikan bahwa sistem pembayaran nontunai ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas layanan dan memperlancar arus kendaraan di area pelabuhan.

“Penerapan sistem nontunai ini merupakan bentuk komitmen kami dalam mendukung digitalisasi layanan kepelabuhanan. Sistem ini mempercepat proses transaksi, mengurangi antrean, serta meningkatkan akurasi dan transparansi,” ujar Beny.

Dari sisi penyedia sistem, Direktur Penyedia Jasa E-Money, Nurul, menegaskan bahwa digitalisasi pembayaran menutup ruang terjadinya penyimpangan transaksi manual.

“Dengan sistem digital, setiap transaksi tercatat secara akurat sesuai tarif resmi dan menutup celah manipulasi yang berpotensi terjadi pada pembayaran tunai,” ujarnya.

Seiring implementasi di lapangan, sistem nontunai ini juga mendapat respons positif dari pengguna jasa pelabuhan. Mereka menilai layanan menjadi lebih tertib, cepat, dan transparan dibandingkan sistem manual sebelumnya.

Salah satu pengguna jasa pelabuhan, Herul, menyampaikan bahwa penerapan sistem nontunai di pintu masuk pelabuhan ini membuat proses masuk pelabuhan menjadi lebih mudah dan tertib. Ia menilai sistem ini membantu mengurangi potensi praktik tidak resmi dalam transaksi di lapangan.

“Sekarang prosesnya lebih praktis dan jelas karena semuanya sudah pakai sistem. Tidak seperti dulu yang masih manual,” ungkap Herul.

Pengguna jasa lainnya juga menilai sistem ini membuat arus kendaraan lebih lancar karena tidak lagi terjadi antrean panjang akibat transaksi tunai.

“Lebih cepat masuk pelabuhan, antrean juga jauh berkurang,” ujar Rudi, salah satu pengguna jasa pelabuhan.

Press Release ini sudah tayang di VRITIMES

You Might Also Like

Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN I (Persero) Hadirkan “Ruang Tenang” Lewat Aset Agrowisata di Jawa Tengah
Holding Perkebunan Nusantara Mulai Musim Giling Tebu 2026, SGN Operasikan 33 Pabrik Gula di Seluruh Indonesia
International Undergraduate Program untuk Pebisnis Era Digital
BP Tapera Paparkan Skema KPR Subsidi Tenor 40 Tahun, Cicilan Bisa Mulai Rp500 Ribu per Bulan
BRI Region 6 Tingkatkan Literasi Digital melalui Program Pendidikan Crypto bagi Pekerja
Previous Article Dubes India Temui DPR, Sampaikan Rencana Kunjungan Narendra Modi ke Indonesia
Next Article Global Energy Alliance for People and Planet Bersama Mitra Dorong Solusi Terintegrasi bagi Masyarakat Pesisir Indonesia
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

about us

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

vritimes @2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?