By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Reading: XAUUSD Berpeluang Turun ke US$4.125, Ini Proyeksi Dupoin Futures
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Press Release

XAUUSD Berpeluang Turun ke US$4.125, Ini Proyeksi Dupoin Futures

Bima
Last updated: October 19, 2026 11:05 am
Bima
1 day ago
Share
XAUUSD Berpeluang Turun ke US.125, Ini Proyeksi Dupoin Futures
XAUUSD Berpeluang Turun ke US$4.125, Ini Proyeksi Dupoin Futures
SHARE

Harga emas berpotensi melanjutkan pelemahan setelah kembali gagal menembus zona resistance US$4.217–US$4.218. Berdasarkan analisis Dupoin Futures, kondisi tersebut membuka peluang bagi XAUUSD untuk mengalami koreksi menuju area support US$4.125–US$4.100. Selama harga masih bergerak di bawah resistance utama, tekanan bearish berpotensi berlanjut.

Geraldo Kofit, analis Dupoin Futures, menilai bahwa kegagalan emas menembus resistance menjadi sinyal penting dalam membaca pergerakan harga pada timeframe harian. Kondisi ini mengindikasikan bahwa momentum beli belum cukup kuat untuk mendorong harga melewati area tersebut. Dalam skenario teknikal Dupoin Futures, harga emas berpotensi membentuk pola ABC Correction yang mengarah pada pelemahan lanjutan.

Zona US$4.217–US$4.218 menjadi level kunci dalam analisis harga emas hari ini. Apabila XAUUSD tetap tertahan di bawah resistance tersebut, peluang penurunan menuju US$4.125–US$4.100 masih terbuka. Sebaliknya, jika harga mampu menembus resistance, proyeksi bearish yang disoroti Dupoin Futures perlu dievaluasi kembali untuk melihat kemungkinan perubahan momentum.

Dari sisi fundamental, pergerakan emas masih dipengaruhi oleh perkembangan inflasi Amerika Serikat dan ekspektasi kebijakan suku bunga Federal Reserve atau The Fed. Inflasi AS yang lebih tinggi dari perkiraan sebelumnya sempat mendorong penguatan dolar AS dan menekan harga emas. Penguatan dolar membuat emas menjadi relatif lebih mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lain.

Dupoin Futures juga menyoroti peran imbal hasil obligasi pemerintah AS dalam menentukan daya tarik emas. Ketika imbal hasil obligasi meningkat, investor dapat mempertimbangkan instrumen berbunga sebagai alternatif investasi. Situasi tersebut berpotensi menekan permintaan emas karena logam mulia tidak memberikan bunga atau pendapatan berkala.

Meski demikian, pelemahan imbal hasil obligasi dan berkurangnya ekspektasi kenaikan suku bunga dalam waktu dekat dapat memberikan dukungan bagi harga emas. Perubahan ekspektasi kebijakan moneter tersebut berpotensi mengurangi tekanan terhadap XAUUSD. Karena itu, data ekonomi AS dan pernyataan pejabat The Fed tetap menjadi perhatian penting dalam membaca arah pasar.

Faktor geopolitik juga berpotensi memengaruhi prospek emas. Ketegangan di Timur Tengah dapat meningkatkan permintaan emas sebagai aset safe haven, terutama ketika investor menghadapi ketidakpastian global. Menurut analisis Dupoin Futures, sentimen ini dapat menjadi penyeimbang terhadap tekanan yang berasal dari dolar AS dan ekspektasi suku bunga.

Perpaduan faktor teknikal dan fundamental membuat harga emas berpotensi bergerak volatil. Di satu sisi, kegagalan menembus resistance mengindikasikan peluang koreksi. Di sisi lain, perubahan imbal hasil obligasi dan meningkatnya permintaan aset lindung nilai dapat membatasi penurunan.

Dengan mempertimbangkan kondisi tersebut, Dupoin Futures melihat area US$4.125–US$4.100 sebagai zona support yang perlu diperhatikan apabila tekanan bearish berlanjut. Sementara itu, resistance US$4.217–US$4.218 menjadi batas penting untuk menilai apakah harga emas masih berada dalam skenario koreksi atau mulai menunjukkan perubahan arah.

Pelaku pasar perlu memantau pergerakan dolar AS, imbal hasil obligasi, kebijakan The Fed, dan perkembangan geopolitik sebelum mengambil keputusan. Proyeksi Dupoin Futures ini merupakan skenario berdasarkan kondisi teknikal dan fundamental, bukan kepastian arah harga maupun rekomendasi transaksi.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

You Might Also Like

Migrasi Pabrik dari Aplikasi Buatan Sendiri ke Odoo: Apa Bedanya?
Bitcoin Bertahan di US$78.000, September Jadi Ujian Besar Pasar Kripto
MEDIA ALERT: RECAP OF TODAY’S HIGHLIGHTS — PURANA 17: RENJANA PERCA, Saturday, August 22, 2026
PetroSync Becomes a Trusted Training Partner for Oil and Gas Professionals in Asia
Memaknai Hardiknas, BRI Finance Dorong Akses Dana Pendidikan yang Fleksibel
Previous Article BRI Finance Perkuat Strategi Bisnis di Tengah Penyesuaian Proyeksi Pertumbuhan Industri Multifinance BRI Finance Perkuat Strategi Bisnis di Tengah Penyesuaian Proyeksi Pertumbuhan Industri Multifinance
Next Article Harga Minyak WTI Berpeluang Menguat, Dupoin Futures Pantau Risiko Pasokan Harga Minyak WTI Berpeluang Menguat, Dupoin Futures Pantau Risiko Pasokan
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

about us

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

vritimes @2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?