By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Reading: Bitcoin Tertekan Ketidakpastian Ekonomi Global, Ini Faktor yang Perlu Dicermati Investor
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Press Release

Bitcoin Tertekan Ketidakpastian Ekonomi Global, Ini Faktor yang Perlu Dicermati Investor

Bima
Last updated: October 13, 2026 6:05 pm
Bima
7 hours ago
Share
Bitcoin Tertekan Ketidakpastian Ekonomi Global, Ini Faktor yang Perlu Dicermati Investor
Bitcoin Tertekan Ketidakpastian Ekonomi Global, Ini Faktor yang Perlu Dicermati Investor
SHARE

Pelemahan Bitcoin pada 13 Oktober 2026 terjadi di tengah ketidakpastian ekonomi dan geopolitik global. Bittime menyoroti tiga faktor yang perlu dicermati investor, yaitu penguatan dolar AS, perkembangan harga minyak dan ekspektasi inflasi, serta arus dana ETF Bitcoin spot AS. Investor diimbau memahami dinamika pasar dan risiko setiap instrumen sebelum mengambil keputusan. Bittime juga menjelaskan karakteristik perdagangan Futures, termasuk posisi long dan short, penggunaan leverage, serta risiko kerugian dan likuidasi.

Pelemahan Bitcoin di tengah ketidakpastian ekonomi global mendorong pelaku pasar untuk mencermati berbagai faktor yang berpotensi memengaruhi pergerakan aset kripto. Bittime, platform 3-in-1 yang menyediakan layanan Spot, Staking, dan Futures, melihat dinamika tersebut sebagai pengingat pentingnya memahami faktor yang dapat memengaruhi pasar aset digital serta karakteristik dan risiko setiap instrumen perdagangan dalam menghadapi volatilitas pasar.

Berdasarkan data CoinMarketCap pada Selasa 13 Oktober 2026 pagi, harga Bitcoin berada di kisaran US$82.400 pada 13 Oktober 2026, turun sekitar 1,45% dalam 24 jam dan 3,73 perse dalam sepekan. 

Harga tersebut juga sekitar 34,7% di bawah rekor tertinggi sepanjang masa (all-time high atau ATH) sebesar US$126.198,07 yang tercatat pada 6 Oktober 2025. Pergerakan ini berlangsung di tengah tekanan pasar yang dipengaruhi oleh sejumlah perkembangan ekonomi dan geopolitik global.

Sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang terdaftar dan diawasi OJK, Bittime menilai bahwa pergerakan Bitcoin perlu dipahami dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi global, bukan hanya perkembangan internal industri kripto.

Direktur Operasional Bittime, Ryan Lymn menuturkan pergerakan Bitcoin saat ini perlu dilihat dalam konteks ekonomi global yang lebih luas. 

“Perubahan ekspektasi suku bunga, penguatan dolar AS, dan ketidakpastian geopolitik dapat memengaruhi selera risiko investor. Karena itu, penting bagi pelaku pasar untuk memahami bagaimana berbagai faktor tersebut saling berkaitan sebelum mengambil keputusan,” ujar Ryan.

Tiga Faktor yang Perlu Dicermati dari Pergerakan Bitcoin

Salah satu faktor yang menjadi perhatian pelaku pasar adalah penguatan dolar AS di tengah ketidakpastian geopolitik. Dalam laporan pada 12 Oktober 2026, Reuters menyoroti penguatan dolar AS ke dekat level tertinggi dalam 18 bulan, didukung permintaan terhadap aset yang dianggap lebih aman dan perhatian investor terhadap data inflasi AS. Perubahan sentimen tersebut menjadi konteks penting dalam memahami minat investor terhadap aset berisiko, termasuk Bitcoin.

Faktor kedua adalah perkembangan harga minyak dan implikasinya terhadap ekspektasi inflasi. Reuters juga melaporkan pada 13 Oktober 2026 bahwa harga minyak sedikit melemah setelah kenaikan pada hari sebelumnya, sementara pasar masih mempertimbangkan risiko gangguan pasokan energi di tengah ketegangan geopolitik. Perubahan harga energi dapat memengaruhi ekspektasi inflasi dan pandangan pasar terhadap kebijakan moneter, meskipun dampaknya terhadap Bitcoin tidak selalu langsung atau konsisten.

Faktor ketiga adalah aliran dana pada produk investasi Bitcoin. Dalam laporan 12 Oktober 2026, Investing menyoroti tekanan terhadap harga Bitcoin di tengah kenaikan harga minyak dan arus dana keluar dari produk spot Bitcoin exchange-traded funds (ETF) di Amerika Serikat. 

Arus dana tersebut dapat memberikan gambaran mengenai perubahan permintaan terhadap produk investasi Bitcoin, tetapi tidak mencerminkan seluruh aktivitas investor di pasar kripto.

Ryan menambahkan bahwa indikator makroekonomi dan arus investasi perlu dibaca secara menyeluruh sebelum dijadikan dasar pengambilan keputusan.

“Data ekonomi dan arus investasi dapat membantu memberikan konteks yang lebih lengkap dalam membaca pasar Bitcoin. Namun, indikator tersebut tidak dapat memastikan arah harga berikutnya. Investor perlu mempertimbangkan berbagai kemungkinan dan memahami bahwa kondisi pasar dapat berubah dengan cepat,” jelas Ryan.

Peluang Futures di Tengah Dinamika Pasar

Perubahan kondisi pasar membuat pemahaman terhadap karakteristik instrumen perdagangan semakin penting. Dalam ekosistem Bittime yang mencakup Spot, Staking, dan Futures, layanan Futures menyediakan mekanisme perdagangan derivatif bagi pengguna yang ingin mengambil posisi berdasarkan pandangan mereka terhadap pergerakan harga.

Bittime Futures menyediakan 49 pasangan perdagangan dengan leverage hingga 25x serta pilihan margin Cross dan Isolated. Melalui posisi long, pengguna dapat mengambil posisi berdasarkan ekspektasi kenaikan harga, sedangkan posisi short memungkinkan pengguna mengambil posisi berdasarkan ekspektasi penurunan harga.

Fitur tersebut memberikan fleksibilitas dalam menentukan strategi perdagangan di tengah kondisi pasar yang berubah-ubah. Namun, fleksibilitas ini tidak menghilangkan risiko kerugian ketika pasar bergerak berlawanan dengan posisi yang diambil.

“Futures memberikan fleksibilitas bagi pengguna untuk mengambil posisi berdasarkan pandangan mereka terhadap pasar, baik ketika memperkirakan harga akan naik maupun turun. Namun, fleksibilitas tersebut harus disertai pemahaman mengenai mekanisme perdagangan, penggunaan margin, dan risiko yang melekat pada produk derivatif,” kata Ryan.

Penggunaan leverage memungkinkan pengguna membuka eksposur perdagangan yang lebih besar dibandingkan margin yang digunakan. Di sisi lain, leverage juga memperbesar dampak pergerakan harga terhadap modal. Dalam kondisi tertentu, pergerakan harga yang relatif kecil sekalipun dapat menyebabkan kerugian signifikan atau memicu likuidasi posisi, bergantung pada besarnya leverage, margin, dan kondisi perdagangan.

Pilihan margin Cross dan Isolated juga memiliki karakteristik risiko yang berbeda. Karena itu, pengguna perlu memahami mekanisme margin, ketentuan likuidasi, dan potensi kerugian sebelum menggunakan fitur tersebut. Perdagangan Futures tidak menjamin keuntungan, baik ketika pasar mengalami kenaikan maupun penurunan.

Pemahaman Risiko dalam Perkembangan Pasar Aset Digital

Dinamika Bitcoin pada Oktober 2026 menunjukkan pentingnya memahami hubungan antara kondisi ekonomi global dan pasar aset digital. Penguatan dolar AS, perkembangan harga minyak, ekspektasi kebijakan moneter, serta arus investasi dapat memberikan konteks tambahan dalam membaca pergerakan harga. Namun, tidak ada satu faktor yang dapat digunakan secara terpisah untuk memastikan arah pasar berikutnya.

Bittime menyediakan berbagai pilihan layanan perdagangan aset digital melalui ekosistem Spot, Staking, dan Futures. Seiring perkembangan produk, pemahaman terhadap mekanisme perdagangan, karakteristik risiko, dan kondisi keuangan masing-masing pengguna tetap menjadi bagian penting dalam pengambilan keputusan.

“Perkembangan industri aset digital tidak hanya berkaitan dengan akses terhadap produk perdagangan, tetapi juga dengan peningkatan pemahaman pengguna terhadap risiko. Keputusan yang terukur dimulai dari riset mandiri, pemahaman terhadap instrumen yang digunakan, dan pengelolaan eksposur sesuai kemampuan finansial. Tidak ada strategi yang menghilangkan seluruh risiko, terutama di pasar yang volatil,” tutup Ryan.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

You Might Also Like

Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV Regional V Salurkan 100 Paket Bantuan bagi Masyarakat Terdampak Karhutla
Dukung Pertumbuhan Tim, RevComm Indonesia Umumkan Perpindahan Kantor
BP Tapera Optimalkan Penyaluran FLPP melalui Penguatan Ekosistem Perumahan di Subang
KAI Bandara Sosialisasikan Keselamatan Perjalanan Kereta Api di Perlintasan Sebidang Wates
17 Ribu Kilometer Demi Tanah: Perjalanan Konstantin Zulske Melintasi Negara dan Benua
Previous Article Beyond Borders: Dari Indonesia, Membawa Kapabilitas PLN NPC ke Dunia Beyond Borders: Dari Indonesia, Membawa Kapabilitas PLN NPC ke Dunia
Next Article Triwulan III 2026, KA Sangkuriang Jadi Favorit Pengguna Jasa dengan Okupansi 240,53% Triwulan III 2026, KA Sangkuriang Jadi Favorit Pengguna Jasa dengan Okupansi 240,53%
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

about us

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

vritimes @2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?