By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Reading: Harga Emas Hari Ini Berpotensi Turun, Simak Level 4.109–4.086
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Press Release

Harga Emas Hari Ini Berpotensi Turun, Simak Level 4.109–4.086

Bima
Last updated: October 6, 2026 2:00 pm
Bima
5 days ago
Share
Harga Emas Hari Ini Berpotensi Turun, Simak Level 4.109–4.086
Harga Emas Hari Ini Berpotensi Turun, Simak Level 4.109–4.086
SHARE

Harga emas masih
menghadapi tekanan pada perdagangan hari ini, Selasa (6/10/2026), di tengah
penguatan dolar AS dan tingginya imbal hasil Treasury Amerika Serikat. Kondisi
tersebut membuat pergerakan XAU/USD masih berpotensi melanjutkan tren bearish,
meskipun ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve (The Fed) pada Oktober
mulai menurun setelah data tenaga kerja AS menunjukkan pelemahan.

Analis Dupoin
Futures
, Geraldo Kofit, melihat tekanan jual pada emas masih cukup kuat secara
teknikal. Pada timeframe Daily, harga kembali membentuk rejection kuat di zona
resistance 4.170. Kondisi tersebut menjadi sinyal bahwa buyer belum mampu
mempertahankan momentum kenaikan setelah harga menguji area resistance
tersebut.

“Pada timeframe
Daily, emas kembali menunjukkan rejection di level 4.170. Selama harga belum
mampu menembus dan bertahan di atas area tersebut, tekanan bearish masih
berpeluang berlanjut menuju support berikutnya di 4.109–4.086,” ujar Geraldo.

Secara teknikal,
pergerakan tersebut juga berkaitan dengan pola Drop Base Drop yang terbentuk
pada chart Daily. Pola ini menunjukkan potensi kelanjutan tren turun apabila
tekanan jual kembali menguat. Dengan demikian, area 4.109–4.086 menjadi zona
penting yang perlu diperhatikan apabila harga kembali bergerak ke bawah.

Dari sisi
fundamental, emas masih berhadapan dengan tekanan dari dolar AS dan tingginya
Treasury yield. Reuters melaporkan pada Selasa bahwa harga emas spot turun
sekitar 0,3% ke US$4.128,69 per troy ounce. Penguatan dolar dan kenaikan yield
Treasury menjadi faktor yang membatasi daya tarik emas sebagai aset tanpa imbal
hasil.

Kondisi tersebut
terjadi meskipun ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed pada Oktober telah
berkurang setelah data tenaga kerja AS yang lebih lemah dari perkiraan. Reuters
mencatat pasar kini melihat peluang kenaikan suku bunga pada Oktober jauh lebih
rendah, sementara peluang kenaikan pada Desember masih menjadi perhatian
investor.

Geraldo menilai
kondisi tersebut membuat respons pasar terhadap data ekonomi AS tetap penting.
Jika tekanan terhadap pasar tenaga kerja terus meningkat dan ekspektasi
pengetatan moneter semakin berkurang, emas sebenarnya berpotensi mendapatkan
dukungan dari sisi fundamental. Namun, selama dolar dan yield Treasury masih
bertahan tinggi, ruang kenaikan emas dapat tetap terbatas.

“Penurunan
ekspektasi kenaikan suku bunga Oktober memang dapat menjadi faktor pendukung
emas. Namun, penguatan dolar dan Treasury yield yang masih tinggi menjadi
hambatan utama. Karena itu, secara teknikal rejection di 4.170 perlu menjadi
perhatian sebelum melihat peluang pembalikan arah,” jelas Geraldo.

Reuters juga
mencatat yield Treasury AS masih berada di level tinggi, sementara dolar AS
tetap mendapatkan dukungan dari ekspektasi bahwa The Fed belum sepenuhnya
keluar dari kemungkinan pengetatan kebijakan. Kondisi tersebut menunjukkan
bahwa perubahan ekspektasi suku bunga belum secara otomatis menghilangkan
tekanan terhadap emas.

Selain faktor
moneter, perkembangan geopolitik juga tetap menjadi variabel yang dapat
memengaruhi permintaan safe haven. Ketegangan di Timur Tengah berpotensi
meningkatkan minat terhadap emas apabila risiko geopolitik kembali meningkat.
Namun, dalam jangka pendek, pergerakan dolar dan yield masih menjadi faktor
utama yang perlu diperhatikan.

Dengan kombinasi
faktor teknikal dan fundamental tersebut, harga emas hari ini berpotensi
melanjutkan pelemahan apabila gagal menembus resistance 4.170. Berdasarkan
analisis Dupoin Futures, area 4.109–4.086 menjadi target support yang perlu
dicermati. Sebaliknya, apabila harga mampu menembus resistance 4.170 dan
mempertahankan posisi di atasnya, tekanan bearish dapat berkurang dan membuka
ruang bagi pemulihan harga.

Bagi pelaku pasar,
area resistance 4.170 dan support 4.109–4.086 menjadi level penting untuk
memantau arah XAU/USD selanjutnya, bersamaan dengan pergerakan dolar AS dan
Treasury yield.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

You Might Also Like

PTPP Masuki Tahap Implementasi Restrukturisasi melalui Penandatanganan Master Restructuring Agreement (MRA)
September Ceria, Saatnya Bikin Rencana Makin Nyata Bersama Fasilitas Dana Tunai BRI Finance
LRT Jabodebek Pastikan Operasional Tetap Normal di Tengah Sebaran Abu Vulkanik
Layanan Penitipan Barang di Stasiun Halim Semakin Dimanfaatkan, Dukung Perjalanan Pengguna Lebih Praktis dan Nyaman
Mini Town Hall Triwulan I 2026, BRI Region 6 Perkuat Evaluasi Kinerja dan Strategi Bisnis
Previous Article Tigo AI Hadirkan Alur Distribusi Iklan Terintegrasi ke Berbagai Platform Digital Tigo AI Hadirkan Alur Distribusi Iklan Terintegrasi ke Berbagai Platform Digital
Next Article Ekspor Timur Tengah Naik, Harga WTI Berpotensi Lanjut Turun Ekspor Timur Tengah Naik, Harga WTI Berpotensi Lanjut Turun
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

about us

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

vritimes @2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?