By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Reading: Sanct, Sosial Media yang Mengharuskan Bertemu Langsung untuk Berteman, Rilis Dua Film Pendek Jelang Peluncuran di Tiga Negara
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Press Release

Sanct, Sosial Media yang Mengharuskan Bertemu Langsung untuk Berteman, Rilis Dua Film Pendek Jelang Peluncuran di Tiga Negara

Bima
Last updated: September 5, 2026 1:01 pm
Bima
1 month ago
Share
Sanct, Sosial Media yang Mengharuskan Bertemu Langsung untuk Berteman, Rilis Dua Film Pendek Jelang Peluncuran di Tiga Negara
Sanct, Sosial Media yang Mengharuskan Bertemu Langsung untuk Berteman, Rilis Dua Film Pendek Jelang Peluncuran di Tiga Negara
SHARE

Sanct, platform personal networking asal Indonesia yang hanya mengizinkan pengguna berteman setelah bertemu langsung dan saling memindai kode QR, merilis dua film pendek berdurasi satu menit di YouTube menjelang peluncurannya di Indonesia, Malaysia, dan Singapura. Episode pertama terinspirasi kisah nyata seorang pengguna beta; episode kedua memperlihatkan fitur obrolan keluarga dan check-in lokasi dari sudut pandang penggunanya. Sejak dibuka di Car Free Day Senayan (23/8), closed beta Sanct diikuti lebih dari 150 pengguna aktif, dengan lebih dari 1.600 orang di daftar tunggu.

Jakarta, 5 September 2026 — Alih-alih iklan, Sanct memilih bercerita. Platform personal networking asal Indonesia ini merilis dua film pendek berdurasi satu menit di kanal YouTube resminya, menceritakan perjalanan Clarissa pulang di dalam bus, mampir ke food court, sampai tiba di rumah dan menghabiskan waktu bersama orang tuanya di meja makan.

Episode pertama lahir dari kisah nyata seorang pengguna beta, dibagikan dengan izinnya. Di film itu, Clarissa tidak bilang apa-apa ke siapa pun tentang harinya yang berat. Yang ia bagikan di Sanct hanya sebuah lagu. Tapi di lingkaran yang isinya cuma orang terdekat, hal sekecil itu cukup: sahabatnya tahu ada yang tidak beres, dan mereka datang untuk menghibur.

Episode kedua berlangsung di sore yang sama dan dimulai dari pertanyaan paling biasa: Clarissa membuka grup keluarga di Sanct dan bertanya orang tuanya mau makan apa malam ini. Kakaknya, Keisha, yang tinggal di Singapura, ikut membalas satu kalimat: “Aku kangen ayam goreng dekat rumah kita.” Ketika Clarissa check-in di warung langganan mereka, dan bertanya: “Come back soon?” Keisha menjawab hanya satu kata, “Soon”, dengan sebuah hati. Sebuah pertanyaan tentang makan malam berubah menjadi janji untuk pulang.

Dua cerita, satu pesan: yang jauh tetap dekat, yang dekat terasa makin dekat, dan saat kalian sedang tidak baik-baik saja, teman kalian akan langsung mendukung kalian.

Berteman harus bertemu langsung

Yang membuat Sanct berbeda bukan hanya fiturnya, melainkan pendekatan untuk bisa berteman. Di Sanct, teman hanya bisa ditambahkan dengan bertemu langsung dan saling memindai kode QR. Tidak bisa mencari nama orang asing yang tidak kenal. Akibatnya, lingkaran setiap pengguna hanya berisi orang yang benar-benar dikenal — dan momen yang dibagikan hanya sampai ke lingkaran terdekat saja.

Fitur-fitur yang tampil di kedua film adalah fitur yang sudah berjalan di closed beta: grup obrolan untuk keluarga dan sahabat dekat dengan reaksi dan balasan, check-in di lokasi nyata yang hanya terlihat oleh lingkaran, komentar berupa stiker, lagu, atau foto, serta Sancty — karakter kecil di dalam Sanct yang menyapa pengguna di momen-momen tertentu, misalnya mengingatkan makan malam.

Pertumbuhan pengguna dan rencana ke depannya

Sanct membuka closed beta pada 23 Agustus di Car Free Day kawasan Senayan; 147 orang mendaftar di hari pertama. Sepekan kemudian gelombang undangan pertama rampung dengan lebih dari 150 pengguna aktif, sementara lebih dari 1.600 orang masih menunggu di daftar tunggu. Sanct tengah mempersiapkan untuk hadir secara bertahap di Indonesia, Malaysia, dan Singapura. Sanct akan berjalan dengan model freemium: fitur inti tetap gratis, sementara fitur premium yang bersifat opsional akan menyusul setelah peluncuran.

“Kami harap lewat dua teaser ini pesannya sampai,” ujar Sion Abednego, pendiri Sanct. “Semua orang berhak punya waktu berkualitas dengan orang-orang terdekatnya. Sanct hanya jembatannya: yang jauh di mata tetap dekat di hati, dan yang sudah dekat jadi makin dekat. Dan yang paling penting, saat kalian sedang tidak baik-baik saja, teman kalian akan langsung mendukung kalian.”

Pendaftaran closed beta batch kedua masih dibuka untuk siapa pun yang ingin mencoba lebih dulu, melalui https://sanct.social

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

You Might Also Like

Tren Kerja Online dan Kerja Sampingan Menguat, NambahCuan Tawarkan Tiga Jenis Tugas Tanpa Jam Kerja Mengikat
Bitcoin Tembus $81.000 di Tengah Ketegangan Global, Bittime Permudah Transaksi IDR Swap ke Bitcoin dengan Zero Fees
Harga Minyak WTI Berpotensi Melemah, Dupoin Futures Soroti Level 88.67
India dan Indonesia Perkuat Kerja Sama Pertambangan, Bidik Mineral Kritis dan Peluang Hilirisasi
WhatsApp Business API Barantum Bantu Respon Pelanggan Lebih Cepat
Previous Article Dukung Hilirisasi Nikel, Pelindo Multi Terminal Optimalkan Layanan Terminal Kendari Dukung Hilirisasi Nikel, Pelindo Multi Terminal Optimalkan Layanan Terminal Kendari
Next Article MyRepublic Indonesia Kembali Diakui sebagai Jaringan Terbaik dan Tercepat di Indonesia dari Ookla® MyRepublic Indonesia Kembali Diakui sebagai Jaringan Terbaik dan Tercepat di Indonesia dari Ookla®
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

about us

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet.

vritimes @2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?